Kemenaker Alokasikan Rp 2 Miliar untuk Bangun BLK Perfilman

Kompas.com - 07/07/2020, 17:02 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja atau Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19. 

Dok. Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja atau Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, akan membangun dua Balai Latihan Kerja (BLK) untuk komunitas perfilman. Pihaknya mengalokasikan Rp 2 miliar untuk proyek tersebut.

"Kami alokasikan anggarannya saja, satu BLK anggarannya Rp 1 miliar," ujarnya dalam acara penyerahan SKKNI Bidang Perfilman di Innovation Room Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Ia mengatakan, anggaran tersebut untuk keperluan pembangunan, penyediaan peralatan, program pelatihan, hingga pembayaran tenaga pengajar. Sedangkan, lokasi pembangunan BLK bergantung pada asosiasi perfilman yang menyediakan lahan.

Baca juga: RI Jadi Upper Middle Income Country, Sri Mulyani: Belum Tentu Kita Jadi High Income...

"Kami tawarkan BLK komunitas perfilman, Bapak/Ibu yang sediakan lahannya, kalau ada tanah yang tersedia, kami akan bangunkan gedungnya," kata dia.

Ida menjelaskan, rencana pembangunan BLK komunitas perfilman ini, untuk menjawab salah satu kebutuhan industri kreatif tersebut dalam memenuhi sumber daya manusia yang kompeten.

Lewat pendidikan dan pelatihan (diklat) perfilman diyakini mampu meningkatkan komptensi para pekerja di industri perfilm. Sehingga perfilman dalam negeri pun semakin berdaya saing.

Baca juga: Jamin Kredit UMKM, Dua BUMN Ini Disuntik Sri Mulyani Rp 6 Triliun

"Kami sepakat bahwa peningkatan komptensi (bagi pekerja industri perfilman) itu sangat dibutuhkan, saya ingin merespons itu," kata dia.

Sementara itu, Pemain Film Reza Rahadian yang tergabung Organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) mengatakan, pelatihan memang sangat diperlukan bagi para pekerja di industri perfilman. Tapi, ia berharap BLK tersebut bisa menyediakan pelatihan dengan bebas biaya.

"Mudah-mudahan pelatihannya gratis dan sistemnya seperti scholarships lah, jadi harus lulus uji dulu, mungkin ada beberapa persyaratan (untuk lulus)," ucapnya.

Baca juga: Kawasan Resor Mewah Batam Ini Dilelang Online Rp 950 Miliar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X