Siap Diuji Coba, Aturan Soal Sepeda Tidak Hanya Berlaku di Jakarta

Kompas.com - 08/07/2020, 12:06 WIB
Sejumlah warga mengisi hari libur dengan olahraga bersepeda di Jalan Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (28/6/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai penggunaan sepeda perlu diatur dengan peraturan karena dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, sepeda termasuk dalam kategori kendaraan tidak digerakkan oleh mesin dan pengaturannya berada di pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Suwandy/aww. ANTARA FOTO/SuwandySejumlah warga mengisi hari libur dengan olahraga bersepeda di Jalan Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (28/6/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai penggunaan sepeda perlu diatur dengan peraturan karena dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, sepeda termasuk dalam kategori kendaraan tidak digerakkan oleh mesin dan pengaturannya berada di pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Suwandy/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menggodok aturan mengenai pedoman penggunaan sepeda di jalan.

Aturan yang akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) tersebut siap diuji coba publik pekan depan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menegaskan, aturan tersebut dirancang dengan fokus utama menjamin keselamatan pengguna sepeda di jalan.

Baca juga: Soal Aturan Sepeda, Ini 5 Hal yang Akan Dilarang Kemenhub

"Minggu depan saya sudah merencanakan melakukan uji coba publik untuk rancangan peraturan menteri ini. Minimal di dua kota," katanya dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (7/7/2020).

Aturan tersebut akan berlaku di seluruh Indonesia. Namun, pemerintah daerah diberikan kesempatan untuk melakukan penyesuaian terhadap aturan tersebut.

"Pelaksanaannya seperti apa bisa disesuaikan dengan daerah masing-masing karena kondisi geografisnya berbeda satu wilayah dengan wilayah lain," kata Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Budi menjelaskan, ada tiga poin penting yang diatur dalam permenhub tersebut. Poin pertama yang akan diatur ialah persyaratan teknis sepeda.

Baca juga: Bukan Dipajaki, Ini yang Mau Diatur Kemenhub Soal Sepeda

Kemudian, Kemenhub juga akan mengatur mengenai tata cara pengguna sepeda. Menurut Budi, hal ini menjadi penting untuk mengatur sekaligus menjamin keselamatan pesepeda.

Poin terakhir yang akan diatur adalah terkait dengan fasilitas pendukung sepeda. Poin ini disiapkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan, sehingga ke depannya diharapkan jumlah pengguna sepeda dapat terus bertambah.

"Kami akan menyiapkan beberapa fasilitas pendukung, mungkin jalurnya, juga menyangkut tempat parkirnya," ucap Budi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.