Jokowi Geram Pembangunan Tol Cisumdawu Molor, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 08/07/2020, 12:21 WIB
Tunnel project Tol Cisumdawu di wilayah Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat telah selesai dibangun. Namun, pembangunan jalur jalan bebas hambatan ini terlambat dari target yang ditetapkan pemerintah. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHTunnel project Tol Cisumdawu di wilayah Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat telah selesai dibangun. Namun, pembangunan jalur jalan bebas hambatan ini terlambat dari target yang ditetapkan pemerintah. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) kembali meluapkan kejengkelannya. Kali ini yang jadi sorotannya yakni proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan ( Tol Cisumdawu) di Jawa Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR), Basuki Hadimuljono, menyebut ada sejumlah masalah terkait pembebasan lahan untuk pembangunan Tol Cisumdawu.

"Terkait pembangunan Jalan Tol Cisumdawu, kendalanya pembebasan lahan. Kalau pendanaan oleh investor tidak ada masalah karena sudah ada dukungan pemerintah," kata Basuki seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/7/2020).

Jalan tol Cisumdawu sepanjang 61,70 kilometer dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha dengan nilai investasi mencapai Rp 8,41 triliun.

Baca juga: Tol Depok-Antasari Seksi II Dibuka, Pengelola Gratiskan Tarif Selama 2 Pekan

"Jadi sepanjang 60 kilometer itu dukungan pemerintah 28,62 kilometer. Jadi tidak ada masalah pendanaan, yang ada hanya pembebasan lahan," kata Basuki.

Menurut dia, pembebasan lahan untuk proyek tol tersebut terbilang kompleks. Tak hanya menyangkut soal harga tanah, namun juga regulasi.

"Bapak Menteri ATR ditugaskan akan menangani (kendala tanah) karena bukan hanya harga, tapi juga ada masalah regulasi dan hukum, jadi nanti ada tindakan dari ATR. Semua kewenangan dan tanggung jawab tanah ada di ATR," ucap Basuki.

Menurut dia, pembangunan Tol Cisumdawu saat ini sudah mencapai 81,6 persen konstruksi, sementara pembebasan lahan sudah selesai 91,23 persen.

Baca juga: Bukan Sekali Dua Kali Marah, Ini Momen Jokowi Pernah Tersulut Emosi

"Ini seluruhnya akan diselesaikan targetnya operasional September 2021," ungkap Basuki.

Sementara untuk seksi III-VI pengerjaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X