Erick Thohir: Ekonomi Indonesia baru Pulih 100 Persen di 2022

Kompas.com - 09/07/2020, 13:48 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). Kehadiran Menteri Erick untuk berdiskusi terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). ANTARA FOTO/Adam Bariq/app/aww.
 ANTARA FOTO/ADAM BARIQMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). Kehadiran Menteri Erick untuk berdiskusi terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). ANTARA FOTO/Adam Bariq/app/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memprediksi ekonomi Indonesia baru pulih sepenuhnya di awal 2022. Ekonomi Indonesia dan juga dunia sendiri saat ini tengah terpukul karena pandemi Covid-19.

“Ekonomi kita sampai akhir tahun ini, bapak-bapak, ibu-ibu yang berbisnis recovery-nya mungkin 40 sampai 50 persen. Baru tahun depan bisa 75 persen ke atas. Baru kuartal I tahun 2022 bisa seratus persen seperti di 2019,” ujar Erick, Kamis (9/7/2020).

Namun, lanjut Erick, bisnis yang bisa pulih 100 persen di 2022 yakni lini bisnis tertentu. Sebab, dengan adanya pandemi ini pola bisnis berubah.

“Dengan normal baru ini juga banyak dunia usaha yang pola binsinya berubah. Harus beradaptasi,” kata Erick.

Baca juga: Dampak Pandemi, DPR Minta Pemerintah Cepat Tangani Perekonomian

Atas dasar itu, Erick berkesimpulan pandemi Covid-19 ini tak hanya berdampak ke aspek kesehatan saja. Dari aspek perekonomian juga terpukul dengan adanya hal tersebut.

“Hal-hal ini yang memang kita harus sepakati, bahwa yang namanya Covid-19 ini selain kesehatan yang harus ditangani, tetapi juga ekonominya harus ditangani bersamaan,” kata dia.

Mantan bos Inter Milan itu pun menambahkan, Kementerian BUMN bersama kementerian lainnya dan pemerintah daerah tengah berupaya menangani permasalahan ini.

“Karena itu saya berharap kinerja BUMN yang terus kita jaga, khususnya buat Covid-19 ini justru bisa mengurangi beban masyarakat dan tentu pemerintah,” ucap dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X