Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Kompas.com - 09/07/2020, 15:10 WIB
Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), Kamis (10/10/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGAProyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), Kamis (10/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC menargetkan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) sudah bisa beroperasi pada tahun 2021. Hal ini mengingat progress pembangunannya sudah mencapai 74 persen.

“Pekerjaan jalan tol sepanjang 34,8 Kilometer itu terus dikebut dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, melalui siaran media, Kamis (9/7/2020).

Arif mengatakan, saat ini pembebasan tanah untuk seluruh ruas JTCC sudah mencapai 86 persen. Namun, sebelebihnya masih dalam tahap penyelesaian negosiasi dengan warga, dan diharapkan segera rampung dalam waktu dekat.

Baca juga: Jadi Proyek Strategis Nasional, Bisakah Tol Cibitung-Cilincing Rampung Tahun Depan?

Sebagai informasi, total investasi pembangunan JTCC mencapai sekitar Rp 10,8 triliun. Pembangunan JTCC dilakukan oleh PT CTP Tollways, dengan komposisi 45 persen saham milik PT Akses Pelabuhan Indonesia yang merupakan cucu perusahaan IPC. Sementara komposisi 55 persen saham, dimiliki oleh PT Waskita Toll Road.

JTCC merupakan bagian dari pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2) dengan 4 ruas mencakup interchange Cibitung - Telaga Asih (3,14 Km), interchange Telaga Asih – Tambelang (10,30 Km), interchange Tambelang - Tarumajaya (14,3 Km), dan interchange Tarumajaya - Cilincing (7,10 Km).

Adapun 80 persen dari ruas Jalan Tol Cibitung – Cilincing yang masuk kawasan Bekasi, sementara 20 persennya masuk wilayah DKI Jakarta. JTCC nantinya akan menjadi salah satu akses utama pendistribusian barang dari pelabuhan ke kawasan industri di timur Jakarta, dan sebaliknya.

“Dengan berfungsinya ruas tol JTCC, pergerakan barang dari dan menuju pelabuhan akan semakin cepat. Kita yakin keberadaan ruas bisa menekan biaya logistik, dan mengurangi trafik sekitar ruas tol Jakarta-Cikampek,” jelas dia.

Baca juga: Operasional Tol Cibitung-Cilincing Molor, Ini Sebabnya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X