Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Kompas.com - 09/07/2020, 16:29 WIB
Logo bukopin Dokumentasi bukopinLogo bukopin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Rivan Purwantono mengatakan masuknya KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali mengajarkan Bukopin untuk menjadi bank global.

Sebab, karakteristik pola bisnis Bank Bukopin sama dengan Kookmin Bank yang fokus pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Kookmin mengajarkan Bukopin menjadi global banker. Ini hal positif karena mereka berkomitmen memberikan kontribusinya. Mereka tidak pernah menghilangkan pola bisnis seperti di negara asalnya," kata Rivan dalam webinar Infobank, Kamis (9/7/2020)

Baca juga: Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Rivan menuturkan, 57 persen kredit Bank Bukopin disalurkan ke UMKM. Sementara itu, 24 cabang luar negeri Kookmin Bank terus berfokus ke UMKM. Kekuatan bisnis di negara asalnya pun berada di sektor mortgage dan UMKM.

Kesamaan ini membuat terjadinya transfer knoledgwe sehingga Bukopin bisa belajar banyak dari Kookmin.

Apalagi Kookmin merupakan salah satu bank dengan aset besar di Asia. Untuk mengembangkan bisnis dengan baik, kini Kookmin Bank telah menempatkan 2 orang ahli di risk management dan kursi komisaris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi masuknya Kookmin adalah kesempatan bagi kami," pungkas Rivan.

Baca juga: Ekonom: Penyelamatan Bank Bukopin Jadi Prioritas Utama

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Perpanjangan PPKM Level 4 | Sri Mulyani Kecewa terhadap Jajaran Bea Cukai

[POPULER MONEY] Perpanjangan PPKM Level 4 | Sri Mulyani Kecewa terhadap Jajaran Bea Cukai

Whats New
Luhut Minta Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Terpusat, Ini Alasannya

Luhut Minta Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Terpusat, Ini Alasannya

Whats New
Luhut Minta Sebagian Dana Desa untuk Belanja Alat Tes Covid-19

Luhut Minta Sebagian Dana Desa untuk Belanja Alat Tes Covid-19

Whats New
Mengenal Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Simulasi Investasinya

Mengenal Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Simulasi Investasinya

Earn Smart
Pemerintah Targetkan Vaksinasi  Covid-19 di Agustus Capai 70 Juta Dosis

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Agustus Capai 70 Juta Dosis

Whats New
 Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Update Data Diri di prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Update Data Diri di prakerja.go.id

Whats New
Hingga Juli 2021, Program PEN Sudah Terealisasi 41 Persen

Hingga Juli 2021, Program PEN Sudah Terealisasi 41 Persen

Whats New
PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya

Whats New
Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali

Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali

Whats New
Kapan Bantuan Rp 1,2 Juta Buat PKL hingga Warteg Cair? Ini Jawaban Menko Airlangga

Kapan Bantuan Rp 1,2 Juta Buat PKL hingga Warteg Cair? Ini Jawaban Menko Airlangga

Whats New
Komunikasi Kepemimpinan dalam Era Kenormalan Baru

Komunikasi Kepemimpinan dalam Era Kenormalan Baru

Work Smart
Acer Dapat Pesanan Laptop dari Kemendikbud

Acer Dapat Pesanan Laptop dari Kemendikbud

Whats New
Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Earn Smart
Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Rilis
Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X