BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan magnum.id

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Kompas.com - 09/07/2020, 17:58 WIB
Ilustrasi pengusaha makanan sedang memasak. ShutterstockIlustrasi pengusaha makanan sedang memasak.
Penulis Farhanah
|

KOMPAS.com – Cukup banyak bisnis harus gulung tikar karena anjloknya pemasukan selama pandemi Covid-19.

Mungkin, Anda juga ikut merasakan dampak tersebut. Namun, Anda tak perlu khawatir.

Ada sebagian bidang usaha yang justru naik daun saat banyak masyarakat harus berdiam diri di rumah saja, salah satunya bisnis makanan rumahan.

Bisnis makanan rumahan secara online naik daun karena banyak restoran yang menutup gerai saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, banyak pula masyarakat mulai jenuh dengan makanan yang dikonsumsi tiap hari, sehingga butuh variasi rasa pada lidah mereka ketika tak bisa ke mana-mana.

Tak heran, kebijakan di rumah saja justru mendorong kenaikan penjualan makanan dan minuman secara daring.

Karena itulah, bagi Anda yang ingin mendapatkan pemasukan tambahan tanpa harus keluar rumah, bisnis makanan rumahan bisa jadi pilihan mantap untuk dicoba.

Saat ini persaingannya memang ketat, tapi jangan takut. Anda pun tak perlu minder memulai bisnis kecil-kecilan.

Ada banyak cara mantap agar bisnis makanan Anda tetap cuan, meski banyak saingan dengan menu yang hampir serupa.

Yuk, simak ulasan berikut agar bisnis makanan rumahan kecil-kecilan Anda makin mantap dan berkembang.

Pilih jenis makanan yang dibutuhkan semua orang

Anda bisa memulai dengan jenis makanan yang banyak dibutuhkan orang. Salah satunya adalah frozen food.

Makanan yang satu ini jangan dipandang sebelah mata. Peminatnya justru melonjak saat pandemi terjadi karena adanya kekhawatiran beli makanan siap saji di luar.

Anda bisa coba bikin frozen food sendiri yang mantap dimakan sebagai camilan dan tambahan lauk untuk makanan. Yakinlah, bisnis Anda akan laris manis.

Meski begitu, Anda juga bisa coba varian makanan mantap lain yang Anda nilai banyak dibutuhkan orang-orang.

Kerja sama dengan usaha teman

Promosi biasanya butuh biaya yang lumayan menguras kantong lho, terlebih untuk bisnis baru.

Biar Anda enggak perlu promosi dari awal, coba ajak teman yang sudah mantap bisnisnya untuk kerja sama.

Ilustrasi menu makanan.Shutterstock Ilustrasi menu makanan.

Misalnya, titip jual dagangan Anda sebagai menu mantap baru di usaha coffee shop rumahan miliknya. Nah, nanti keuntungan bisa kalian bagi dua.

Informatif saat promosi

Ketika promosi, lebih baik informasinya jangan bertele-tele. Langsung saja cantumkan harga, informasi produk, cara penyimpanan, dan cara pemesanan.

Hindari penggunaan kalimat “informasi harga hubungi kontak berikut” atau sejenisnya untuk bisnis makanan supaya calon pembeli juga cepat melakukan pemesanan.

Ingat, banyak usaha sejenis yang gencar berpromosi. Jangan sampai calon pembeli berpaling kepada pesaing karena Anda terlalu lama atau lupa balas pesan.

Jangan takut tidak laku

Kalau masih ragu makanan Anda akan diminati atau enggak, Anda bisa “cek ombak” terlebih dahulu agar makin mantap.

Ilustrasi seorang pengusaha makanan rumahan sedang memasak.Shutterstock Ilustrasi seorang pengusaha makanan rumahan sedang memasak.

Caranya, gunakan sistem pre order atau PO. Sistem ini akan memantapkan hati Anda karena hanya akan membuat makanan sesuai pesanan. Jadi, modal Anda tidak akan terbuang sia-sia.

Jika peminat makanan olahan Anda terus meningkat setiap hari, sedikit demi sedikit produksinya bisa ditambah. Jadi, ketika tiba-tiba ada pemesan yang butuh cepat, makanannya sudah tersedia atau ready stock.

Testimoni pelanggan itu penting

Buat memantapkan kepercayaan calon pelanggan lain, Anda harus rajin meminta testimoni dari para pembeli sebelumnya.

Minta kesan dan saran mereka, lalu cantumkan di media promo produk Anda.

Jangan lupa, sebelum Anda unggah testimoni mereka, mintalah izin terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari masalah baru yang mungkin timbul akibat unggahan tersebut.

Selain itu, meminta izin dapat pula mempererat komunikasi dengan pelanggan yang akan menguatkan kepercayaan mereka terhadap produk Anda.

Berbisnis memang susah-susah gampang, tapi semuanya bisa dijalanin kok. Hal terpenting, maksimalkan peran media sosial sebagai media pemasaran produk Anda.

Ingat, tetap utamakan rasa dan mantapkan kualitas makanan yang bisa memberi nilai lebih dibanding menu pesaing Anda.

Selain itu, nutrisi dan kebersihan menu yang Anda tawarkan juga harus diperhatikan karena situasi pandemi membuat banyak orang makin peduli pada kesehatan.

Masih ada cara mantap lainnya lho buat bikin usaha di rumah. Mau tahu? Tunggu apa lagi, klik di sini ya.


Terkini Lainnya

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Whats New
Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Whats New
Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Whats New
Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Whats New
BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

Whats New
Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Smartpreneur
AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

Whats New
Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Whats New
Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Whats New
BI: Fitch Pertahankan Peringkat 'BBB' Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

BI: Fitch Pertahankan Peringkat "BBB" Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

Whats New
120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

Whats New
Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Whats New
Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Rilis
Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Whats New
komentar di artikel lainnya