IA-CEPA Berlaku, Apa Saja Keuntungannya bagi Indonesia?

Kompas.com - 10/07/2020, 17:07 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020) DOK. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan ada sejumlah keuntungan yang bisa didapatkan Indonesia melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/ IA-CEPA).

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, perjanjian yang mulai berlaku sejak 5 Juli 2020 tersebut bukan hanya soal perdagangan barang. Tapi juga mencakup investasi, perdagangan jasa, kerjasama ekonomi, serta ketentuan legal dan kompetisi.

"Cakupan IA-CEPA yang komperhensif ini memberikan manfaat bagi ekonomi Indonesia," kata dia dalam konferensi pers di Kemendag, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Baca juga: IA-CEPA Berlaku, Australia Bisa Ekspor 575.000 Sapi ke Indonesia

Dia menjelaskan, manfaat yang bisa didapatkan adalah peningkatan akses barang dan jasa. Pada perdagangan barang, IA-CEPA memberi kemudahan dalam hal tarif bea masuk, sehingga seluruh produk Indonesia yang masuk ke pasar Australia akan menikmati tarif 0 persen.

"Pada perdagangan jasa, perjanjian memfasilitasi perpindahan orang mengenai jasa-jasa profesional Indonesia," tambah Agus.

Manfaat lainnya, mendorong investasi Australia masuk ke Tanah Air dan bersifat jangka panjang. Agus bilang, Indonesia tak bisa hanya mengandalkan pendanaan dari dalam negeri untuk mendorong perekonomian, sehingga memang perlu investasi dari negara lain.

"Perdagangan dan investasi saling terkait, jika investasi maju maka perdagangan juga maju, begitu pula sebaliknya," kata dia.

Kemudian, mendapatkan manfaat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Lewat IA-CEPA akan dilakukan program-program kerjasama ekonomi, seperti pendidikan vokasional dan magang yang disusun berdasarkan kebutuhan sektor industri Indonesia.

Juga adanya manfaat economic powerhouse, yakni konsep kolaborasi antara Indonesia-Australia dengan memanfaatkan keunggulan negara masing-masing untuk menyasar pasar di kawasan atau di negara ketiga.

Baca juga: Ekspor Perdana, Produk Dua Kelinci Tembus Pasar Australia

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X