Menhub ke Aplikator Ojol: Buatlah Shelter yang Bagus...

Kompas.com - 10/07/2020, 17:31 WIB
pidato ilmiah bertema Pengembangan Sistem Transportasi Menuju Pembangunan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74, pada Senin (17/2) di Grha Sabha Pramana UGM. Dok. UGMpidato ilmiah bertema Pengembangan Sistem Transportasi Menuju Pembangunan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74, pada Senin (17/2) di Grha Sabha Pramana UGM.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta aplikator Ojek Online (Ojol) mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas shelter, atau tempat bagi pengemudi untuk menunggu penumpang, agar aspek kesehatan dan keamanan bagi penumpang maupun pengemudi semakin terjamin.

“Buatlah shelter yang bagus. Jadi para pengemudi bisa menunggu di tempat yang baik. Kami dan Pemda akan memfasilitasi tempatnya,” ujarnya Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/7/2020).

ia mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan oleh aplikator Ojek Online (Ojol) dan Angkutan Sewa Khusus (ASK) dengan para mitra pengemudinya di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Rekrut ABK RI untuk Kapal China, PT MTB Tak Punya Izin Kemnaker

“Saya apresiasi berbagai inovasi yang dilakukan aplikator dan para mitra pengemudi yang bisa memberikan kesempatan bagi para mitra untuk tetap bekerja, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata dia.

Budi menjelaskan, fitur aplikasi seperti layanan pesan antar makanan, pesan antar barang, pesan antar belanja rumah tangga dengan pembayaran secara nontunai (cashless), telah banyak membantu kebutuhan masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, inovasi seperti penyediaan sekat pemisah, mendisinfeksi kendaraan, memakai masker dan menyediakan hand sanitizer, juga dapat menjadi solusi agar transportasi berbasis aplikasi ini dapat tetap beroperasi mengangkut penumpang, namun tetap memperhatikan aspek kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Mayora Buka Lowongan Kerja Lewat Program MDP, Simak Syaratnya

Budi juga mendorong aplikator untuk memfasilitasi dan memberikan hak yang sama dalam bekerja bagi para mitra pengemudi dengan kebutuhan khusus (disabilitas) agar juga tetap dapat bekerja di masa pandemi Covid-19 ini.

“Dengan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan ini, kita memberikan confidence kepada masyarakat bahwa apa yang dilakukan ini sehat dan aman. Sehingga mereka semakin yakin untuk menggunakan Ojol dan ASK,” ucap dia.

Baca juga: Ada Dualisme Izin, Menaker Kesulitan Awasi Penempatan ABK RI



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X