Lampaui PUPR, Nilai Aset Kementerian Pertahanan Capai Rp 1.645 Triliun

Kompas.com - 10/07/2020, 18:32 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.
  *** Local Caption *** 

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAMenteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama. *** Local Caption ***
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengungkapkan aset tetap yang dimiliki Kementerian Pertahanan mencapai Rp 1.645 triliun.

Nilai aset tersebut merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan kementerian lain.

Direktur Barang Milik Negara (BMN) DJKN Encep Sudarwan pun memaparkan, aset yang dimiliki oleh kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto itu melampaui aset Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) yang biasanya menduduki posisi nomor wahid.

Adapun saat ini, nilai aset Kementerian PUPR tercatat sebesar Rp 1.564 triliun.

Baca juga: Menhub ke Aplikator Ojol: Buatlah Shelter yang Bagus...

"Itu yang paling kaya terbesar Kemenhan Rp 1.645 triliun, PUPR Rp 1.564 triliun. Dulu PUPR sekarang kesalip Kemenhan," ujar Encep ketika memberikan keterangan dalam video conference, Jumat (10/7/2020).

Peningkatan nilai aset terjadi lantaran DJKN telah melakukan revaluasi atau penghitungan ulang aset negara sejak 2018 hingga tahun ini.

Dalam proses tersebut, ditemukan banyak aset Kemenhan ternyata banyak di pusat-pusat kota dengan nilai yang terus meningkat.

Selain itu, ada penambahan aset yang tadinya tidak tercatat.

"Karena aset-aset Kemenhan dulu di pinggir kota sekarang di tengah kota, nilai-nilainya meningkat. Juga pembenahan aset dari yang tidak tercatat menjadi tercatat dan dinilai," ujar dia.

Baca juga: Rekrut ABK RI untuk Kapal China, PT MTB Tak Punya Izin Kemnaker

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X