Startup Ini Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Bali Secara Digital

Kompas.com - 10/07/2020, 20:34 WIB
Ilustrasi Startup SHUTTERSTOCKIlustrasi Startup

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Bali memberikan mandat ke Mbiz, yang berada di bawah PT Brilliant Ecommerce Berjaya untuk belanja atau pengadaan barang dan jasa.

Mbiz adalah perusahaan penyedia platform digital untuk perdagangan barang dan jasa secara elektronik (e-marketplace) sebagai pengelola platform e-marketplace Mbizmarket. 

Pemprov Bali memilih Mbizmarket sebagai platform e-marketplace guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa. Ini merupakan upaya agar pelayanan ke publik bisa lebih mudah, cepat dan efisien.

Baca juga: Pupuk Indonesia Libatkan 30.195 UMKM untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Ini juga merupakan komitmen Pemprov Bali dan Mbiz untuk mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di provinsi Bali.

“Pemberdayaan pelaku usaha mikro dan kecil untuk berpartisipasi dalam pemenuhan kebutuhan pengadaan barang/jasa sebagai salah satu tujuan pengadaan, perlu diakomodir, salah satunya melalui pembangunan pasar secara elektronik untuk mendekatkan dan memudahkan transaksi antara pembeli dan penjual dalam satu platform untuk mendorong pertumbuhan dan kemandirian perekonomian daerah di era digitalisasi, sejalan dengan visi misi Pemerintah Provinsi Bali," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2020).

Indra berharap, platform e-marketplace Mbizmarket dapat menjadi solusi berbagai hambatan proses pengadaan barang/jasa pemerintah selama ini dalam upaya mengurangi kerja adminsitratif yang kurang produktif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, CEO Mbiz Rizal Paramarta menjelaskan, pihaknya menawarkan super ekosistem, untuk mendukung seluruh proses pengadaan secara elektronik (e-procurement), menggantikan pengadaan secara konvensional.

Baca juga: Tender Barang dan Jasa akan Ditinggalkan Pemerintah

"Sebagai B2B (business to business) e-procurement integrator, di dalam ekosistem Mbizmarket, tergabung ribuan penjual dan lebih dari 200.000 produk yang terhubung dengan pembeli, yang terdiri dari perusahaan blue-chip, besar dan medium dari berbagai industri, termasuk pembeli dari organisasi pemerintah," ungkap dia.

Sebagai super ekosistem, imbuhnya,untuk mendukung kebutuhan pemenuhan transaksi, Mbizmarket terintegrasi dengan sistem jasa transportasi, distribusi dan pergudangan yang modern.

"Tidak hanya itu, kolaborasi Mbizmarket dengan institusi keuangan, akan mempermudah UKM mengakses pembiayaan untuk mengembangkan usahanya," ungkap Rizal.

Sejak Mbizmarket hadir pada 2019, kini telah lebih dari 4.000 penjual atau pemasok yang aktif di Mbizmarket, yang terdiri dari prinsipal, distributor hingga penyalur. Ini pun termasuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.