Ini Progres Implementasi Chip di kartu ATM Bank Mandiri, BNI, BCA dan BTN

Kompas.com - 10/07/2020, 21:48 WIB
ilustrasi: kartu debit dan atm Shutterstockilustrasi: kartu debit dan atm

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses konversi kartu debit atau ATM perbankan menjadi kartu berbasis chip mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19.

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah untuk menekan penyebaran virus tersebut telah membuat aktivitas nasabah untuk datang ke kantor cabang jadi terganggu.

Bank Mandiri misalnya, baru mengimplementasikan kartu berchip sebesar 9,17 juta atau 62 persen dari jumlah kartu debit yang dipersyaratkan untuk chip yang sebesar 14,9 juta kartu. Artinya, perseroan masih harus mengejar minimal 18% lagi hingga akhir tahun untuk memenuhi batasan minimal implementasi sesuai aturan Bank Indonesia (BI).

Sesuai aturan BI, seluruh kartu debit perbankan yang beredar sudah harus menggunakan chip pada akhir 2021. Sampai akhir tahun ini, bank dipersyaratkan sudah harus memenuhi minimal 80 persen.

Baca juga: Kartu ATM Sudah Chip tapi Masih Kena Skimming, Kok Bisa?

"Pandemi ini berdampak cukup besar terhadap proses implementasi chip ini. Adanya arahan pemerintah terkait PSBB membuat masyarakat mengurangi aktivitas untuk datang ke cabang," kata Senior Vice President Retail Deposit Product & Solution Bank Mandiri Muhamad Gumilang sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (10/7/2020).

Meski demikian, Bank Mandiri tetap mengejar agar implementasi kartu debit chip minimal mencapai 80 persen sampai akhir tahun. Perseroan telah menyiapkan strategi-strategi untuk mencapai target tersebut. Dari jumlah kartu debit yang sudah berchip itu, 4,7 juta sudah menggunakan logo GPN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bank BNI juga menghadapi hal yang sama. Hingga Mei 2020, total kartu debit BNI mencapai 29,5 juta kartu atau meningkat 7 persen secara year on year (YoY). Dari jumlah itu, sebanyak 12 juta merupakan kartu yang dipersyaratkan menggunakan chip. Sementara yang sudah menggunakan chip mencapai 8,1 juta atau 67,5 persen.

General Manager Divisi Produk Manajemen BNI Donny Bima mengatakan, kondisi pandemi itu membuat proses migrasi kartu itu jadi relatif melambat. Namun, bank ini menargetkan ada kenaikan pertumbuhan kartu debit chip 4 persen per bulan sehingga pada akhir tahun perseroan masih bisa mengejar implementasi minimal 80 persen.

Sementara kartu debit PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang sudah menggunakan chip baru mencapai 57 persen dari total kartu hingga Mei 2020. Oleh karena itu, bank swasta terbesar di Tanah Air ini masih harus bekerja keras untuk bisa memenuhi implementasi 80 persen sampai ujung tahun.

Hingga Mei 2020, jumlah kartu debit BCA mencapai sekitar 22,3 juta atau tumbuh 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Year on Year/YoY). Dari jumlah itu, sudah 57 persen berbasis chip dan jumlah kartu ber-chip itu sudah 30 persen berlogo GPN.

Halaman:


Sumber

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Earn Smart
Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Rilis
Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Whats New
Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Whats New
Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Whats New
Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Whats New
Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Whats New
Pemprov Papua Barat Perpanjang Pendaftaran PPPK Guru hingga 11 Agustus

Pemprov Papua Barat Perpanjang Pendaftaran PPPK Guru hingga 11 Agustus

Whats New
Kecewa, Sri Mulyani Rombak Jajaran Ditjen Bea Cukai

Kecewa, Sri Mulyani Rombak Jajaran Ditjen Bea Cukai

Whats New
Imbas PPKM, PMI Manufaktur Indonesia Anjlok

Imbas PPKM, PMI Manufaktur Indonesia Anjlok

Whats New
Sri Mulyani Lantik 138 Pejabat Baru Termasuk Irjen Kemenkeu

Sri Mulyani Lantik 138 Pejabat Baru Termasuk Irjen Kemenkeu

Whats New
Serukan Kampanye “Bersatu untuk Indonesia”, Grab Didukung 23 Brand Ternama Indonesia

Serukan Kampanye “Bersatu untuk Indonesia”, Grab Didukung 23 Brand Ternama Indonesia

Whats New
Pemerintah Targetkan Kantongi Rp 33 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN Besok

Pemerintah Targetkan Kantongi Rp 33 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN Besok

Rilis
Pertamina Targetkan Pasang PLTS 500 MW di Area Operasi

Pertamina Targetkan Pasang PLTS 500 MW di Area Operasi

Whats New
Pengusaha Berharap PPKM Turun ke Level 3, Ini Pertimbangannya

Pengusaha Berharap PPKM Turun ke Level 3, Ini Pertimbangannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X