Akibat Corona, Industri Perhotelan Pulih lebih Lama ketimbang saat SARS

Kompas.com - 10/07/2020, 22:02 WIB
Ilustrasi hotel whyframestudioIlustrasi hotel

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga konsultan properti Colliers International Indonesia memproyeksikan industri perhotelan melalui masa lebih lama untuk pulih dibandingkan saat mengadapi masa pandemi SARS.

Senior Associate Director Colliers International, Ferry Salanto menjabarkan saat dunia diserang pandemi SARS, kawasan Asia membutuhkan waktu 14 bulan untuk kembali pulih.

"Sama halnya seperti Covid-19, kasus SARS pertama terjadi di kawasan Asia. Tetapi kasus terbesar Covid-19 merata secara global terutama di Amerika dan Eropa. Sedangkan kawasan Asia saat itu mengalami kasus tertinggi SARS. Melihat hal ini, di mana Indonesia memiliki kasus tinggi, industri hotel domestik akan pulih jauh lebih lama," jelasnya sebagaimana terdapat dalam laporan resmi sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (10/7/2020).

Dalam laporannya pula, tingkat hunian hotel di kawasan Jakarta saja telah merosot dari rata-rata berjumlah 60 persen pada periode Januari sampai Februari, menjadi di bawah 20% pada Mei 2020 lalu. Masyarakat masih akan menunda perjalanan dinas dan rencana liburan setidaknya sampai vaksin Covid-19 ditemukan.

Baca juga: Siasat Hotel di Daerah Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Tak hanya itu, pasokan hotel pun makin terhambat karena banyaknya proyek konstruksi yang terhenti. Sepanjang semester I 2020, Colliers mencatat hanya ada satu hotel yang baru berdiri di Jakarta pada Februari.

Proyek hotel yang rencananya dioperasikan pada 2020, juga mundur menunggu hingga kondisi pasar membaik. Sedangkan investor memilih menahan dananya untuk menyelamatkan diri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sepanjang semester I 2020, pasokan hotel di Jakarta ada sebanyak 40.000 unit, proyeksinya angka ini stagnan sampai 2022," lanjut Ferry.

Ia berkata, sektor industri properti perhotelan akan sangat berpegang pada kualitas dan jaminan kebersihan (higenitas), keamanan, dan kehadiran teknologi di masa depan.

Dengan demikian, pihaknya merekomendasikan strategi berupa mengoperasikan sebagian dari total kamar yang dimiliki, memberlakukan shift pada pegawai, memberlakukan promo menginap langsung tidak melalui OTA, dan memasarkan F&B.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Colliers: Bisnis hotel pulih lebih lama dibandingkan saat menghadapi SARS



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X