Sepekan, Transaksi Harian di BEI Melonjak 23,5 Persen

Kompas.com - 11/07/2020, 09:14 WIB
Ilustrasi BEI KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi BEI

JAKARTA, KOMPAS.com – Selama sepekan, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar mengalami kenaikan 1,19 persen, atau Rp 5.828,7 triliun, naik dibanding pekan sebelumnya yang ditutup pada level Rp 5.759,7 triliun.

Dengan kenaikan kapitalisasi pasar bursa tersebut, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami peningkatan paling tinggi, yaitu sebesar 23,50 persen, atau Rp 7,9 trilun, dibandingkan pekan sebelumnya Rp 6,4 triliun

Melalui siaran media, Sabtu (11/7/2020), Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono menyebutkan, rata-rata volume transaksi harian juga mengalami peningkatan 22,23 persen atau sebesar 8,7 miliar unit saham, sementara pekan sebelumnya 7,164 miliar unit saham.

Baca juga: Dukung Perusahaan Tambang Cari Pendanaan di Bursa, BEI Perpanjang Kerja Sama dengan IAGI dan PERHAPI

BEI juga mencatat rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami kenaikan sebesar 15,5 persen menjadi 661.177 ribu kali transaksi dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 572.412 ribu kali transaksi.

Jelang akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level psikologis 5.000, atau naik 1,15 persen pada level 5.031,25 dibanding pekan sebelumnya, 4.973,79.

“Investor asing (akhir pekan) ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 95,58 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp 16,268 triliun,” kata dia, Jumat (10/7/2020).

Adapun beberapa agenda bursa selama sepekan antara lain pencatatan saham oleh tiga perusahaan, antara lain PT Pakuan Tbk (UANG), PT Boston Furniture Tbk (SOFA) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN).

UANG menjadi perusahaan tercatat ke-30 di BEI pada tahun 2020 yang bergerak pada sektor layanan dan investasi perdagangan, dengan subsektor pariwisata, hotel, dan restoran.

 

Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Saham Indosterling Technomedia Melonjak 35 Persen

Sementara perusahaan ke-31, SOFA bergerak pada sektor consumer goods dengan subsektor peralatan rumah tangga, sedangkan PGUN bergerak di sektor perkebunan.

BEI juga mencatatkan 4 Obligasi Berkelanjutan dan 3 Sukuk Mudharabah Selama Sepekan. Untuk obligasi, PT Mandala Multifinance Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandala Multifinance Tahap I dengan nilai nominal sebesar Rp150 miliar.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Rp 1,3 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap I. Obligasi sebesar Rp 200 miliar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Whats New
Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Whats New
Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Whats New
Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Whats New
Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] PR Orangtua Mengenal Potensi Anak Sejak Dini | Edukasi ala Mangunwijaya

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] PR Orangtua Mengenal Potensi Anak Sejak Dini | Edukasi ala Mangunwijaya

Rilis
Menaker Lantik 11 Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kemnaker

Menaker Lantik 11 Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kemnaker

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X