Kemenhub Buka Suara Soal 3 Pilot yang Terjerat Kasus Narkoba

Kompas.com - 11/07/2020, 16:16 WIB
Unit Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan menangkap empat orang pemakai sabu-sabu berinisial S, IP, DC, dan Dsk di Cipondoh, Jakarta, pada Senin (6/7/2020) pukul 18.00 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOUnit Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan menangkap empat orang pemakai sabu-sabu berinisial S, IP, DC, dan Dsk di Cipondoh, Jakarta, pada Senin (6/7/2020) pukul 18.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) buka suara soal penangkapan tiga orang pilot, terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto mengatakan, pihaknya secara penuh menyerahkan proses penanganannya kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dia memastikan, Kemenhub tidak akan mengintervensi proses hukum yang dilaksanakan pihak Kepolisian terhadap para pilot yang diduga terlibat dalam penggunaan narkoba.

Baca juga: Bos Garuda Siap Pecat Pilotnya yang Tertangkap Terkait Kasus Narkoba

“Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengapresiasi kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba, khususnya yang dilakukan oleh pilot ataupun personil penerbangan," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2020).

Mantan Direktur Utama PT Airnav Indonesia (Persero) itu berkomitmen untuk mewujudkan penerbangan di Indonesia bebas dari penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Salah satu wujud komitmen itu dilakukan dengan tes narkoba atau RUN (Rapid Urine Napza) secara random dilakukan di bandara di seluruh Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Novie meminta kepada operator penerbangan untuk terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba serta melakukan tes narkoba kepada para personilnya.

Selain itu dia mengatakan, pihaknya tidak akan melindungi personil penerbangan yang terlibat dengan narkoba.

Baca juga: Tes Narkoba untuk Pilot Akan Diintensifkan

Pemberantasan narkoba dalam penerbangan dipastikan dilakukan tidak hanya bagi pengguna jasa angkutan udara, tetapi juga kepada para personil penerbangan.

“Kami berkomitmen penuh dalam pemberantasan narkoba, demi terwujudnya penerbangan di Indonesia yang selamat, aman, dan nyaman,” ucapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X