Kompas.com - 13/07/2020, 09:45 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (13/7/2020), demikian juga dengan rupiah yang menguat di pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG naik 36,53 poin (0,73 persen) ke level 5.067,79.

Sebanyak 204 saham melaju di zona hijau dan 65 saham di zona merah. Sedangkan 131 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 494,8 miliar dengan volume 705,4 juta saham.

Baca juga: Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG berpeluang menguat seiring perkembangan penemuan vaksin Covid-19 salah satunya dari perusahaan bioteknologi, Moderna yang akan memasuki fase 3. Namun, vaksin harus melewati 4 fase sebelum diproduksi massal.

“Senin, IHSG akan konsolidasi menguat karena sentimen positif pasar tersebut. Perkembangan penelitian obat dan vaksin Covid-19 memberikan sentimen positif pada pasar keuangan,” kata Hans.

Sementara itu di bursa regional, indeks pagi ini dibuka bervariasi.  Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,27 persen, indeks Shanghai Komposit naik 0,35 persen, dan indeks Nikkei Tokyo juga naik 1,61 persen. Sedangkan indeks Strait Times Singapura turun 0,22 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, rupiah di pasar spot hari ini berhasil menguat 65 poin atau 0,45 persen pada level Rp 14.370 per dollar AS, dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.435 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah hari ini terdorong oleh kenaikan indeks saham Asia yang mengikuti sentimen positif penguatan indeks saham AS dan Eropa akhir pekan. Penguatan tersebut karena potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Rupiah juga mungkin akan ikut menguat hari ini mengikuti sentimen positif tersebut,” kata Ariston.

Baca juga: Pertamedika IHC Ambil Alih Saham Bersyarat 7 RS BUMN, Ini Skemanya

Di sisi lain pasar masih memperhatikan perkembangan penularan Covid-19 yang terus meninggi, dan dikhawatirkan akan melambatkan kembali pemulihan ekonomi. Apalagi, kemarin WHO melaporkan kenaikan penularan global tertinggi dalam 24 jam sebesar 230 ribu lebih.

“Isu penularan covid ini bisa memberikan tekanan kembali ke aset berisiko termasuk rupiah,” tambahya.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.350 per dollar AS sampai dengan Rp 14.500 per dollar AS.

Baca juga: IHSG Diproyeksikan Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.