BRI Syariah Luncurkan Kurban Digital, Apa Itu ?

Kompas.com - 13/07/2020, 17:07 WIB
Pedagang menjual hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah tahun 2019 di Surabaya, Jawa Timur. Dok. Pemkot SurabayaPedagang menjual hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah tahun 2019 di Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tidak lama lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh pada 31 Juli 2020.

Namun kondisi tatanan kehidupan baru atau new normal akibat virus corona, tentunya membuat segala halnya berubah menjadi konsep digital.

PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) berupaya mengakomodir kebutuhan umat muslim yang ingin tetap beribadah di tengah pandemi tanpa harus keluar rumah serta membantu pedagang hewan kurban memaksimalkan penjualannya.

Baca juga: Berapa Harga Sapi 1 Ton yang Dibeli Jokowi untuk Kurban?

Perseroan meluncurkan Kurban Digital melalui aplikasi mobile BRIS Online.

Mulyatno Rachmanto, Sekretaris Perusahaan BRI Syariah mengatakan, aplikasi BRIS Online akan memudahkan masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban secara daring.

Adapun cara yang bisa dilakukan adalah dengan masuk ke menu Ziswaf kemudian pilih menu kurban, masukkan nominal, dan konfirmasi.

Kurban digital merupakan solusi beramal di tengah pandemi. Kami akan terus memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal baik seperti ini, terutama mengakomodir masyarakat yang ingin beribadah. Kami memastikan hewan kurban berkualitas dan sudah layak dikurbankan menurut syariat Islam serta melalui quality control yang amanah,” kata Mulyatno Rachmanto selaku Sekretaris Perusahaan BRI Syariah melaui siaran media, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Dompet Dhuafa Luncurkan Fitur Pembayaran Digital untuk Kurban

BRI Syariah sudah bekerja sama dengan lembaga-lembaga Ziswaf terpercaya seperti Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan ACT sehingga masyarakat bisa memilih lembaga Ziswaf yang diinginkan.

Daging kurban kemudian didistribusikan oleh lembaga-lembaga tersebut kepada pihak yang membutuhkan.

Dengan adanya Kurban Digital, BRI Syariah juga berharap dapat memberdayakan peternak lokal untuk mandiri di tengah kondisi pandemi.

Apalagi dengan kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini, membuat pembelian hewan kurban jauh berkurang dibandingkan tahun lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X