KILAS

Lahan di Desa Lowa Terancam Gagal Panen, Mentan Imbau Petani Ikut Asuransi Pertanian

Kompas.com - 13/07/2020, 17:45 WIB
Ilustrasi petani SHUTTERSTOCK.com/FENLIOQIlustrasi petani

Para petani seperti di Desa Lowa yang sawahnya terancam gagal panen pun bisa beraktivitas dengan tenang apabila ikut asuransi pertanian.

Adapun premi yang harus dibayar untuk Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) adalah Rp 180.000 per hektar (ha) per masa tanam.

Dengan premi sebesar itu, nilai pertanggungan yang didapat Rp 6 juta per ha per masa tanam. Pertanggunan ini akan melindungi petani dari serangan hama, penyakit, banjir, dan kekeringan.

Sementara itu, premi pada Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) adalah Rp 200.000 per ekor per tahun.

Baca juga: Mentan Bakal Tindak Tegas Pejabat yang Tak Capai Target

Nilai pertanggunan (AUTS/K) dibagi tiga. Untuk ternak mati, pertanggungannya Rp 10 juta per ekor, ternak paksa Rp 5 juta per ekor, dan kehilangan ternak Rp 7 juta per ekor.

Sarwo Edhy melanjutkan, agar tidak memberatkan petani atau peternak, pelaksanaan asuransi pertanian dapat disinergikan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.