Ada Pandemi, Kemendag Pastikan Perjanjian Dagang Tak Ada yang Tertunda

Kompas.com - 13/07/2020, 21:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus menggodok sejumlah perjanjian perdagangan internasional dengan sejumlah negara. Beberapa di antaranya ditargetkan rampung pada tahun ini.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengakui, pembahasan sejumlah perjanjian perdagangan memang terganggu akibat pandemi Covid-19.

Kunjungan kenegaraan untuk membahas detail item perjanjian tak bisa dilakukan karena adanya kebijakan penutupan wilayah (lockdown).

"Contohnya, kami harusnya ke Belgia atau mereka yang ke Indonesia, untuk bisa bernegosiasi soal item-item yang sedang kita bicarakan, tapi itu jadi sedikit ketunda, karena ada kebijakan lockdown. Secara fisik kita enggak bisa ketemu," ungkapnya dalam webinar I'M Gen Z: Extraordinary Policy Perdagangan Indonesia, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Kemendag Terbitkan Dua Aturan Buat Fasiliasi Perdagangan Bebas

Meski tanpa pertemuan fisik, pembahasan bisa dilakukan secara virtual untuk bisa terus berlanjut. Namun demikian, pertemuan non-fisik ini diakui membuat pembahasan menjadi lebih lama.

Namun, Jerry memastikan, sekalipun pembahasan memakan waktu lebih lama tapi itu tidak akan membuat negosiasi perjanjian perdagangan menjadi tertunda. Ia bahkan menargetkan beberapa bisa tetap sesuai target rampung di akhir 2020.

"Saya bisa pastikan, bahwa sebisa mungkin kita enggak mau delay, kalau delay itu ga lama lah, karena kan memang semua negara sedang hadapi Covid-19," katanya.

Ia memaparkan ada 12 perjanjian perdagangan yang saat ini sedang berlangsung pembahasannya.

Di antaranya dengan target selesai di akhir 2020 yakni Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-Tunisia Preferentian Trade Agreement (PTA), Indonesia-Bangladesh PTA, dan Indonesia-Iran PTA.

Lalu perjanjian perdagangan yang ditargetkanrampung di 2021 yakni Indonesia-Pakistan Trade in Goods Agreement (TIGA).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahlil: Ekspor Listrik Dilarang, Sebentar Lagi Kami akan Buat Aturannya

Bahlil: Ekspor Listrik Dilarang, Sebentar Lagi Kami akan Buat Aturannya

Whats New
IKN Ditawarkan Dalam Pertemuan WEF, Bahlil: Kalau Minat Investasi Ada, Tapi Eksekusinya Belum

IKN Ditawarkan Dalam Pertemuan WEF, Bahlil: Kalau Minat Investasi Ada, Tapi Eksekusinya Belum

Whats New
Buka Marpolex 2022, Menhub Ingatkan Risiko Laut Tercemar karena Tumpahan Minyak

Buka Marpolex 2022, Menhub Ingatkan Risiko Laut Tercemar karena Tumpahan Minyak

Whats New
Pertemuan WEF, Pemerintah RI Rayu Investor Berinvestasi Kendaraan Listrik

Pertemuan WEF, Pemerintah RI Rayu Investor Berinvestasi Kendaraan Listrik

Rilis
Pemerintah Kantongi Rp 20 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN

Pemerintah Kantongi Rp 20 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN

Whats New
48,9 Persen Tiket Mudik dan Balik Lebaran 2022 KAI Dibeli Melalui KAI Access

48,9 Persen Tiket Mudik dan Balik Lebaran 2022 KAI Dibeli Melalui KAI Access

Whats New
Genjot Kinerja Keuangan, BRI Dinilai Perlu Melanjutkan Transformasi Digital

Genjot Kinerja Keuangan, BRI Dinilai Perlu Melanjutkan Transformasi Digital

Whats New
Tiket.com Tebar Promo Diskon Tiket Hotel Hingga Kereta Sampai 70 Persen

Tiket.com Tebar Promo Diskon Tiket Hotel Hingga Kereta Sampai 70 Persen

Spend Smart
Catat, Skor Kredit Mulai Jadi Pertimbangan Perusahaan Merekrut Karyawan

Catat, Skor Kredit Mulai Jadi Pertimbangan Perusahaan Merekrut Karyawan

Whats New
Masih Kurang, Semen Indonesia Berusaha Cari Batu Bara Untuk Kebutuhan Produksi

Masih Kurang, Semen Indonesia Berusaha Cari Batu Bara Untuk Kebutuhan Produksi

Whats New
3 Syarat Memperoleh Persetujuan Ekspor CPO

3 Syarat Memperoleh Persetujuan Ekspor CPO

Whats New
Cek Aturan Tarif Pajak Bumi dan Bangunan 2022

Cek Aturan Tarif Pajak Bumi dan Bangunan 2022

Whats New
Produksi Beras Nasional Meningkat, Mentan SYL Banjir Pujian

Produksi Beras Nasional Meningkat, Mentan SYL Banjir Pujian

Rilis
Tidak Ada Impor Beras Selama Tiga Tahun, Wabup Subang Puji Mentan SYL

Tidak Ada Impor Beras Selama Tiga Tahun, Wabup Subang Puji Mentan SYL

Rilis
Hingga Mei 2022, Realisasi Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 3,84 Triliun

Hingga Mei 2022, Realisasi Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 3,84 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.