Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 14/07/2020, 08:10 WIB
Kiki Safitri,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksikan bergerak melemah, setelah kemarin IHSG ditutup menguat 0,66 persen pada 5.064,45.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG dibayangi aksi ambil untung para investor usai kenaikan indeks yang cukup tinggi kemarin.

“Kemungkinan indeks bisa konsolidasi melemah, dimana faktor yang paling mempengaruhi adalah profit taking yang terjadi di pasar AS. Sementara pasar Indonesia juga akan mengikuti pergerakan tersebut,” kata Hans kepada Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: IHSG Awal Pekan Ditutup Positif

Walau demikian, sentimen positif muncul dari update obat Covid-19 yang sempat membuat pasar optimis ditengah kenaikan jumlah kasus Covid-19. Misalkan saja pemerintah Florida AS yang kembali melakukan pelonggaran lockdown secara parsial karena kasus kembali meningkat signifikan.

Dari dalam negeri, Hans menyebutkan restrukturisasi kredit yang mulai melandai menjadi sentimen positif pasar. Ditambah lagi, Himbara menyatakan kesiapan untuk mengekspansi kredit senilai Rp 90 triliun atau 3 kali lipat dari penempatan dana yang diberikan pemerintah.

“Hal ini menunjukkan periode terburuk sudah berlalu dan sekarang ekspansi kredit mulai di dorong lagi,” jelas dia.

Hans memproyeksikan IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5.024 sampai dengan 4.964 dan resistance di level 5.075 sampai dengan 5.139.

Berikut rekomendasi teknikal untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. Artha Sekuritas

PTPP rekomendasi buy 870 sampai dengan 900, TP 1.080 – 1.120, stop loss 950.
SCMA rekomendasi buy 950 sampai dengan 975, TP 1.350 – 1.400, stop loss 1.200.
JSMR rekomendasi buy 4.370 – 4.420, TP 4.500 – 4.550, stop loss 4.330.

2. Anugrah Mega Investama

BNLI rekomendasi buy back jika break level 1.315, TP 1.220 – 1.190, area sos di level 1.285 – 1.275.
KAEF rekomendasi buy back jika break level 1.320, TP 1.110 – 1.090, area sos di level 1.295– 1.160.
TBIG rekomendasi buy back jika break level 1.165, TP 1.060 – 1.040, area sos di level 1.140 – 1.105.

Baca juga: Saham Tesla Sentuh Rekor Tertinggi, Kekayaan Elon Musk Salip Warren Buffett

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Whats New
Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-'grounded' Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-"grounded" Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Whats New
ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

Whats New
Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Whats New
Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Whats New
ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

Whats New
Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com