Investasi Emas Digital Masih Diminati, Pakar Keamanan Siber Ingatkan Ini

Kompas.com - 14/07/2020, 10:27 WIB
Ilustrasi emas. SHUTTERSTOCKIlustrasi emas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren tabungan emas di e-commerce sampai saat ini masih diminati oleh masyarakat.

Tokopedia misalnya, yang mencatat sejak diluncurkan pada awal tahun 2019, antusias masyarakat terhadap Tokopedia emas terus meningkat.

Vice President of Fintech and Payment Tokopedia Vira Widiyasari menyebutkan, transaksi Tokopedia emas melonjak lebih dari 3,5 kali lipat selama kuartal II-2020. Angka ini terbilang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Investasi Emas Mulai dari Rp 8.000, Tertarik?

Ia bilang, kenaikan itu ditopang oleh sejumlah nilai tambah yang dimiliki Tokopedia emas, hal itu seperti seluruh transaksi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dapat dilakukan melalui smartphone serta biaya yang terjangkau, yakni mulai dari Rp 5.000.

"Transaksi Tokopedia emas setiap waktunya terus mengalami kenaikan, hal itu terbukti berdasarkan catatan internal di Kuartal-II 2020," ujar Vira kepada Kontan.co.id Senin (13/7/2020).

Melihat tren tersebut, Pakar Keamanan Siber dan Persandian dari Communication and Information System Security Research Center (CISSRec) Pratama D Persada menjelaskan, investasi emas digital memang menarik perhatian, khususnya bagi masyarakat yang berkeinginan memiliki emas, namun budget terbatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, investasi emas digital ini bermula dari Pegadaian yang membuka layanan tabungan emas secara digital. Hal ini lah yang kemudian diikuti oleh beberapa aplikasi guna memenuhi tabungan emas digital.

Baca juga: Berniat Investasi Emas? Coba Cermati Stabilitas Harganya

Ia bilang, jika Pegadaian mengharuskan masyarakat menyetor minimal Rp 50.000, e-commerce lain khususnya Tokopedia bisa dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun menurutnya meski nominal yang ditawarkan kecil, membeli emas digital barangnya yang dipegang tidak nyata. Sehingga, di sinilah letak risikonya.

"Mungkin dengan membeli emas digital di lembaga ternama seperti Pegadaian, masyarakat bisa merasa aman. Namun memang banyak peringatan dari OJK adanya layanan emas digital yang dianggap berbahaya karena tidak jelas dimana keberadaan emas milik nasabah," kata Pratama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Lagi, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Zipmex dan JXB Beri 3.320 Paket Makanan Untuk Petugas di 7 TPU Khusus Covid-19 di Jakarta

Rilis
Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Tingkatkan Ekonomi Kuartal III, Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanja

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
 95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

95 Persen Warga Jakarta Telah Divaksinasi Tahap I, Sandiaga Uno Minta Masyarakat Jangan Lengah

Whats New
Apakah Harta Warisan Kena Pajak dan Wajib Dilaporkan di SPT?

Apakah Harta Warisan Kena Pajak dan Wajib Dilaporkan di SPT?

Whats New
IHSG Diprediksi Menguat pada Agustus 2021, Apa Saja Sentimennya?

IHSG Diprediksi Menguat pada Agustus 2021, Apa Saja Sentimennya?

Whats New
[POPULER MONEY] Mengapa UMKM Sulit Dapat Kredit Bank? | Cara Daftar Online Vaksinasi Covid-19

[POPULER MONEY] Mengapa UMKM Sulit Dapat Kredit Bank? | Cara Daftar Online Vaksinasi Covid-19

Whats New
Upaya Bos BEI Rayu Perusahaan Unicorn Untuk IPO

Upaya Bos BEI Rayu Perusahaan Unicorn Untuk IPO

Whats New
Relaksasi PPnBM dan PPN Dongkrak Penjualan Mobil dan Properti di Kuartal II/2021

Relaksasi PPnBM dan PPN Dongkrak Penjualan Mobil dan Properti di Kuartal II/2021

Whats New
Ekonomi Mulai Pulih, Bank BUMN Diminta Kembali Dekati Nasabah

Ekonomi Mulai Pulih, Bank BUMN Diminta Kembali Dekati Nasabah

Whats New
 Ombudsman RI Catat Pengaduan Terkait Pertambangan Naik 100 Persen di 2020

Ombudsman RI Catat Pengaduan Terkait Pertambangan Naik 100 Persen di 2020

Whats New
Menko Airlangga Harap Perencanaan Ruang Terintegrasi Dioptimalkan Untuk Sektor Kesehatan

Menko Airlangga Harap Perencanaan Ruang Terintegrasi Dioptimalkan Untuk Sektor Kesehatan

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X