Pemerintah Dorong Jepang Investasi di Industri Farmasi dan Kesehatan

Kompas.com - 14/07/2020, 18:00 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR, Jakarta, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong agar Pemerintahan Jepang berinvestasi pada industri farmasi dan kesehatan.

Hal ini disampaikan Menperin dalam rapat koordinasi secara virtual bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Pagi ini (tadi) saya bersama Menko Maritim, Bapak Luhut Binsar Panjaitan, Video Conference dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan industri Jepang, Mr Kajiyama Hiroshi," ujar Menperin dikutip dari akun resmi Instagramnya @agusgumiwangk, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Ini Penyebab Insentif Kartu Prakerja Belum Cair

Menperin menyampaikan bahwa Indonesia mendorong agar Jepang dapat memperdalam struktur industri dan memperkuat industri farmasi dan kesehatan di Indonesia.

Agus Gumiwang menjelaskan, dalam rakor virtual tersebut, Pemerintahan Jepang mengapresiasi Indonesia karena telah mendukung Jepang dalam penanganan virus corona (Covid-19), dan menjadi mitra investasi strategis bagi perusahaan-perusahaan Jepang.

"Pihak Jepang dan Indonesia bersepakat untuk mendorong peningkatan kerja sama post Covid-19, dan mendorong Indonesia agar jadi bagian supply chain bagi industri Jepang di seluruh dunia," kata Menperin.

Baca juga: Fakta Seputar Resesi Parah yang Melanda Singapura



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X