Realisasi Investasi Kuartal II-2020 Diprediksi Turun, Ini Langkah BKPM

Kompas.com - 15/07/2020, 05:17 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan dalam realisasi investasi dan penyerapan tenaga kerja.

Ia menyebut realisasi investasi yang terjadi di kuartal II-2020 diprediksi akan mengalami penurunan.

“Adanya persoalan kesehatan (Covid-19) ini berdampak ke permasalahan ekonomi. Oleh karena itu, kami perlu inovasi dan pemikiran out of the box dalam meningkatkan investasi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Ada Konflik Keluarga, Bagaimana Dampaknya ke Emiten Grup Sinar Mas?

Bahlil juga mengatakan saat ini BKPM telah membuat beberapa langkah strategi untuk menggenjot investasi. Salah satu strategi BKPM yakni membentuk Satuan Tugas (Satgas) realisasi investasi.

Saat ini, Satgas yang sudah dibentuk telah berhasil mengawal 7 perusahaan asing yang merelokasi investasinya ke Indonesia. Selain itu juga Satgas Investasi sedang membantu proses relokasi 17 perusahaan lagi serta berusaha menarik 119 perusahaan potensial asing lainnya.

Bentuk upaya lainnya yang dilakukan oleh BKPM yaitu melaksanakan Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, yang telah berlaku penuh terkait proses perizinan.

Baca juga: Pendiri Sinar Mas Sudah Khawatirkan Perebutan Warisan sejak 24 Tahun Silam

Saat ini, terdapat 23 kementerian atau lembaga yang telah mendelegasikan kewenangan perizinannya ke BKPM.

Sementara itu, Ketua Komite IV DPD RI Elviana mengapresiasi langkah BKPM dalam bertugas mengawal permasalahan investasi di daerah dan menarik peluang investasi dampak relokasi perang dagang Amerika Serikat-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke Indonesia.

Dalam prosesnya, ia menyebut, BKPM didorong untuk melakukan sosialisasi intensif dengan pemerintah daerah terkait kebijakan di bidang investasi.

Baca juga: BPK: Ribuan Rekomendasi Tidak Ditindaklanjuti Pemerintah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.