Di Tengah Pandemi, Sebanyak 2,3 Juta Orang Diprediksi Bakal Berkurban

Kompas.com - 15/07/2020, 14:03 WIB
Penjualan hewan kurban di Mall Hewan Kurban Haji Doni di Depok, Senin (13/7/2020).  Di mall hewan kurban ini menjual 1000 ekor kambing boer dan 2000 an sapi berbagai jenis. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPenjualan hewan kurban di Mall Hewan Kurban Haji Doni di Depok, Senin (13/7/2020). Di mall hewan kurban ini menjual 1000 ekor kambing boer dan 2000 an sapi berbagai jenis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga riset Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memproyeksikan potensi ekonomi kurban nasional tahun 2020 mencapai Rp 20,5 triliun.

Ini berasal dari 2,3 juta orang pekurban (Shahibul Qurban) di seluruh Indonesia.

Peneliti IDEAS Askar Muhammad menjelaskan, proyeksi tersebut bersumber dari perkiraan 62,4 juta keluarga muslim.

 

Baca juga: Berapa Harga Sapi 1 Ton yang Dibeli Jokowi untuk Kurban?

Adapun 9 persen di antaranya adalah kelas menengah atas dengan pengeluaran per kapita di atas Rp 2,5 juta per bulan, didapatlah 5,6 juta keluarga muslim sejahtera.

“Dari 5,6 juta keluarga muslim sejahtera ini, kami perkirakan 40 persen diantaranya melakukan ibadah kurban, dengan asumsi satu keluarga berkurban satu hewan kurban,” katanya pada diskusi pemaparan hasil riset IDEASTalk dengan tajuk ‘Ekonomi Kurban 2020’, yang dilakukan secara daring, Rabu (15/7/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Askar menambahkan bahwa 2,3 juta masyarakat yang berkurban ini akan lebih banyak membeli kambing dan domba sekitar 1,9 juta ekor untuk hari raya Idul Adha nanti. Sedangkan sapi dan kerbau akan terjual sekitar 452.000 ekor. 

Dengan asumsi marjin perdagangan dan pengangkutan hewan ternak sebesar 20 persen serta tingkat harga rata-rata kambing/domba di tingkat produsen Rp 1,9 juta per ekor, dan sapi atau kerbau Rp 15 juta per ekor. IDEAS memperkirakan nilai ekonomi dari kurban 2020 sekitar Rp 20,5 triliun.

Baca juga: Ingin Kurban Tahun Ini? Berikut 5 Cara Siapkan Dananya

“Dengan asumsi berat kambing-domba antara 20-80 kg dengan berat karkas 42,5 persen serta berat sapi-kerbau antara 250-750 kg dengan berat karkas 50 persen, maka potensi ekonomi kurban 2020 dari sekitar 2,3 juta hewan ternak ini setara dengan 117.000 ton daging,” ujar Askar.

Sebagai pembanding, sepanjang tahun 2019 yang lalu, produksi daging sapi dan kerbau nasional adalah 514.000 ton, sedangkan produksi daging kambing dan domba 163.000 ton.

Fakta ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi dari ritual tahunan kurban tidak dapat dipandang kecil.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.