Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/07/2020, 17:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Modalku telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 15,4 triliun hingga semester I tahun 2020 kepada UMKM di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya mengatakan, nominal tersebut mengalami kenaikan 60 persen atau sebesar 2,4 juta transaksi, dengan sektor yang mendominasi dalam permodalan pada industri UMKM adalah sektor perdagangan, baik itu pedagang besar maupun eceran.

“Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan terutama pada kuartal II, di mana kita semua sama-sama merasakan dampak dari pandemi virus Covid-19, termasuk UMKM. Sampai saat ini, fokus utama Modalku, mendukung UMKM yang bisnisnya terkena dampak pandemi tersebut,” kata Reynold melalui siaran media, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: Fintech Lebih Selektif Beri Pinjaman

Modalku juga melakukan restrukturisasi kredit sebagai bentuk solusi bagi peminjam yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.

“Sekitar 2 persen peminjam aktif Modalku mengajukan restrukturisasi dan sedang diproses oleh tim Modalku,” ungkap dia.

Sebagian besar dari kebutuhan restrukturisasi diajukan oleh peminjam karena adanya penurunan omset akibat pandemi dan penundaan pembayaran dari payor/bouwheer (pemberi kerja untuk UMKM) khusus untuk pinjaman Invoice Financing.

Selanjutnya restrukturisasi juga diberikan kepada beberapa nasabah yang mengalami kesulitan dalam pembelian barang modal karena keterbatasan logistik, sehingga usaha terhambat.

Reynold mengatakan, para peminjam di Modalku sangat kooperatif ketika melakukan proses pengembalian pinjaman, sehingga sampai saat ini Modalku di Indonesia masih bisa menjaga tingkat default di bawah 1 persen.

Baca juga: Riset: Fintech Peer to Peer Lending Dorong Pertumbuhan UKM

Sampai saat ini, lebih dari 100.000 pemberi pinjaman telah berkontribusi menyalurkan dananya kepada UMKM melalui Modalku.

Selama masa pandemi, Modalku terus melakukan edukasi terhadap publik mengenai pentingnya memiliki alternatif investasi, salah satunya melalui Modalku.

“Kami akan terus memantau perkembangan fase new normal karena pemulihan ekonomi untuk bisnis UMKM bukan hal mudah. Dengan asas responsible lending, kami akan terus menjalankan seleksi yang komprehensif, program restrukturisasi, serta mendukung sektor kesehatan yang saat ini sedang dibutuhkan dengan berbagai kerjasama baru dalam beberapa waktu kedepan,” tegas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com