Kementerian BUMN Bersama Pemprov DKI Genjot Minat Masyarakat Naik Angkutan Umum

Kompas.com - 16/07/2020, 06:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan minat masyarakat khususnya di wilayah Jakarta untuk naik angkutan publik hingga saat ini masih belum mencapai harapan.

Ia menyebut, sistem pengintegrasian yang dilakukan oleh PT JakLingko diharapkan bisa meningkatkan kembali minat masyarakat untuk naik angkutan publik.

"Kita ketahui bahwa minat masyarakat untuk masuk ke transportasi publik masih belum mencapai harapan. Diharapkan dengan adanya integrasi ini termasuk dengan integrasi dari moda dan juga integrasi pembayarannya bisa mendorong masyarakat untuk semakin menikmati transportasi publik dengan nyaman dan aman," ujarnya ujarnya melalui pressconference secara virtual, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: Kemenhub: Lebaran, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Turun 98 Persen

Kementerian BUMN akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serta Menteri Perhubungan (Menhub) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sekaligus untuk memaksimalkan nilai ekonomi dari bisnis yang dijalankan.

Kartika juga menjelaskan pada bulan lalu Kementerian BUMN bersama PT MITJ dan Pemprov DKI telah meresmikan 4 stasiun terpadu di Jakarta.

Stasiun yang dimaksud meliputi Stasiun Tanah Abang, Stasiun Jaunda, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Sudirman. Tak hanya itu, saat ini pun juga sedang dilakukan penataan di 5 stasiun lain yang terdiri dari Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia, Stasiun Palmerah dan Stasiun Jakarta Kota.

"Hari ini merupakan langkah kedua pengintegrasian transportasi publik di Jakarta yaitu dari sistem pembayaran. Ini merupakan terobosan besar, dimana semua proses pembayaran antar moda saling terintegrasi, terkoneksi termasuk ticketing untuk angkutan darat," katanya.

Baca juga: Kemenhub Imbau Masyarakat Gunakan Masker di Angkutan Umum

Kartika berharap dengan adanya integrasi ini juga membuat masyarakat bisa merasakan keamanan dan kenyamanan dalam bertransportasi.

Sebelumnya perlu diketahui PT JakLingko Indonesia akan mengintegrasikan sistem pembayaran dan tarif semua moda transportasi di Jakarta.

Melalui pengintegrasian ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan satu device, baik dalam bentuk kartu atau cellphone yang bisa digunakan ketika berkendara menggunakan TransJakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Rel Terpadu (LRT), CommuterLine dan moda transportasi lainnya yang tergabung dalam sistem JakLingko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

Whats New
Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Aman?

Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Aman?

Whats New
Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Whats New
OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

Whats New
Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Whats New
Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Rilis
Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Whats New
Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Whats New
Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Whats New
Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Whats New
Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Whats New
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Whats New
Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.