Bank Dunia: Omnibus Law Bisa Bantu Dorong Ekonomi RI di Tengah Pandemi

Kompas.com - 16/07/2020, 13:00 WIB
Apa Itu Omnibus Law? KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoApa Itu Omnibus Law?

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Dunia menilai Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law yang saat ini tengah dalam proses legislasi dapat menjadi salah satu pendongkrak perekonomian Indonesia di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Country Director Bank Dunia di Indonesia Satu Kahkonen mengatakan, pemerintah perlu menggalakkan omnibus law sebagai salah satu prioritas dalam pemulihan.

"Prioritas pertama dalam pandangan kami adalah kita menggalakkan undang-undang atau omnibus law sehingga bisa meniadakan hambatan dan mengundang investasi untuk masuk ke Indonesia," jelas Kahkonen dalam paparannya, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Ini 4 Aspek Omnibus Law Cipta Kerja yang Penting untuk UMKM

Lebih lanjut dia menjelaskan, omnibus law bisa menjadi sturktur dasar agar investasi kembali masuk ke Indonesia. Pasalnya melalui omnibus law, pemerintah memberi sinyal bagi perekonomian dunia, Indonesia terbuka untuk melakukan bisnis.

"Tapi sebelum hukum bisa diadopsi, maka penting sekali untuk mengatur dengan sangat baik dan perlu juga harus diaudit dengan baik sehingga hukum bisa berfungsi efektif," ujar dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Lead Economist World Bank Indonesia Frederico Gil Sander. Menurut dia, regulasi merupakan salah satu kunci pemulihan ekonomi RI selain keterampilan dan infrastruktur.

Bahkan menurut dia, omnibus law bisa jadi turbocharge atau kekuatan RI dalam proses pemulihan dari krisis yang disebabkan pandemi.

"Ini menjadi bensin utama dalam pemulihan," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X