BP Tapera Catat 286.000 PNS Muda Belum Memiliki Rumah

Kompas.com - 16/07/2020, 14:31 WIB
Tapera KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoTapera
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengelola Tabungan Perubahan Rakyat (BP Tapera) mencatat ada sekitar 286.000 PNS muda belum memiliki rumah. Oleh karena itu, BP Tapera mendorong para generasi milenial bisa memiliki rumah.

Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera, Eko Ariantoro mengatakan, kehadiran Tapera yang menganut azaz gotong royong, sehingga bisa mewujudkan impian para generasi milenial memiliki rumah. 

“Dapat membantu mewujudkan kepemilikan rumah pertama, renovasi, dan pembangunan rumah dilahan sendiri,” kata Eko melalui siaran media, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Bank Dunia Proyeksi Ekonomi RI Tak Tumbuh, Bisa - 2 Persen jika....

Ia mengharapkan generasi milenial bisa melakukan investasi sejak dini, karena investasi di usia muda sangat penting untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, termasuk untuk kepemilikan rumah.

Eko mengtakan, Tapera mendukung kaum milenial untuk memiliki investasi hunian sedari muda, dengan pengelolaan dana yang transparan dan sejumlah manfaat yang maksimal bagi pesertanya.

Selain itu Tapera juga dapat dijadikan investasi jangka panjang yang dapat dinikmati saat peserta memasuki masa purna tugasnya.

Namun, mencapai tujuan memiliki rumah bukanlah hal yang mudah. Butuh perencanaan keuangan dan memastikan pemasukan tetap stabil adalah kuncinya.

Baca juga: Harga Tanah Kawasan Industri Mahal, Bikin Investasi Terhambat

Selain itu, gaya hidup konsumtif juga dinilai harus dikurangi. Hal ini karena gaya hidup konsumtif akan membuat pengeluaran lebih besar sehingga sulit bagi Anda untuk menghemat uang untuk disisihkan membeli rumah.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) memproyeksikan, ada sekitar 81 juta generasi milenial yang belum memiliki hunian. Generasi milenial juga sering kali dianggap sebagai generasi yang sulit untuk menabung.

Tingginya harga rumah dinilai kerap membuat generasi milenial patah arang untuk memiliki rumah sendiri. Padahal, rumah dinilai menjadi salah satu bentuk investasi yang paling ideal, sebab seiring bertambahnya waktu keterbatasan lahan membuat harga tanah dan bangunan menjadi sangat tinggi.

Pada awal 2021, layanan Tapera fokus melakukan pengelolaan kepada ASN dan yang telah menjadi peserta ex-Bapertarum serta pekerja mandiri. Selanjutnya Tapera akan diperluas kepesertaannya pada segmen BUMN, BUMD, BUMDes, TNI dan POLRI.

Baca juga: Apa Kata Sri Mulyani tentang Pengembalian Otoritas OJK ke BI?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daya Beli Masyarakat Miskin Tertekan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Daya Beli Masyarakat Miskin Tertekan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Whats New
Lowongan Kerja di BUMN Nindya Karya untuk S1 Semua Jurusan, Simak Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja di BUMN Nindya Karya untuk S1 Semua Jurusan, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Gagal Lolos Prakerja Gelombang 12? Bisa Daftar Lagi di Gelombang 13

Gagal Lolos Prakerja Gelombang 12? Bisa Daftar Lagi di Gelombang 13

Whats New
Ketahui Perbedaan Notaris dan PPAT

Ketahui Perbedaan Notaris dan PPAT

Whats New
OJK Perpanjang Relaksasi BPR dan BPRS, Sampai Kapan?

OJK Perpanjang Relaksasi BPR dan BPRS, Sampai Kapan?

Whats New
Mengembangkan Diri Lewat “Kepo”

Mengembangkan Diri Lewat “Kepo”

Work Smart
Lengkap Rincian Biaya Admin Mandiri, Bunga, dan Saldo Minimal Tabungan

Lengkap Rincian Biaya Admin Mandiri, Bunga, dan Saldo Minimal Tabungan

Spend Smart
Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Penjara, BCA: Sudah 2 Kali Surat Pemberitahuan

Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Penjara, BCA: Sudah 2 Kali Surat Pemberitahuan

Whats New
[POPULER MONEY] Perkara Salah Transfer Rp 51 Juta | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

[POPULER MONEY] Perkara Salah Transfer Rp 51 Juta | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

Whats New
Simak Saldo Minimal Tabungan di Bank BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Simak Saldo Minimal Tabungan di Bank BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Pengiriman Batu Bara Sempat Terhambat, Industri Hulu Migas Tambah Pasokan Gas Bumi ke PLN

Pengiriman Batu Bara Sempat Terhambat, Industri Hulu Migas Tambah Pasokan Gas Bumi ke PLN

Whats New
CSIS: Kartu Prakerja dan RUU Cipta Kerja Saling Melengkapi

CSIS: Kartu Prakerja dan RUU Cipta Kerja Saling Melengkapi

Whats New
BI Bakal Terbitkan Uang Digital, Apa Manfaatnya?

BI Bakal Terbitkan Uang Digital, Apa Manfaatnya?

Whats New
Semakin Panas, RI Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa soal Ekspor Nikel di WTO

Semakin Panas, RI Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa soal Ekspor Nikel di WTO

Whats New
Kartu ATM BNI Strip Magnetik Akan Diblokir mulai 1 Mei 2021

Kartu ATM BNI Strip Magnetik Akan Diblokir mulai 1 Mei 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X