Ketua BPK Sebut Benny Tjokro Memberikan Keterangan Palsu

Kompas.com - 16/07/2020, 15:27 WIB
Ketua BPK Agung Firman Sampurna KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKetua BPK Agung Firman Sampurna

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna menegaskan, laporan kasus pencemaran nama baiknya dengan terlapor Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro, tetap berjalan di Bareskrim Polri.

Menurut Agung, Benny Tjokro tak hanya menuding bahwa Ketua BPK telah melindungi Grup Bakrie dalam kasus dugaan korupsi Asuransi Jiwasraya. Benny Tjokro sendiri merupakan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi di Jiwasraya yang diusut oleh Kejaksaan Agung.

"Itu tetap jalan, kan sudah kami laporkan ke Badan Reserse Kriminal. Dia bukan hanya melakukan pencemaran nama baik tapi juga memberikan keterangan palsu dengan konsersi hukum yang sudah kami jelaskan," ujarnya ditemui di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Dampak Covid-19, Ekonom: Resesi Ekonomi Bagian dari Kenormalan Baru

Agung Firman mengatakan, yang dilakukan oleh BPK adalah melakukan perhitungan kerugian negara.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa perhitungan kerugian negara tersebut dilakukan setelah ada permintaan dari Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah memeriksa sejumlah saksi ahli terkait laporan Ketua BPK Agung Firman Sampurna terhadap Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro.

Baca juga: BP Tapera Catat 286.000 PNS Muda Belum Memiliki Rumah

Pada 29 Juni 2020, Ketua BPK telah melaporkan Benny Tjokro ke Bareskrim Polri dengan dugaan pencemaran nama baik.

Laporan tersebut terkait dengan pernyataan Benny Tjokro yang menuding BPK melindungi Grup Bakrie dalam skandal korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

Saat itu, Agung menyebutkan, apa yang disampaikan Benny Tjokro dalam persidangan merupakan hal yang tidak berdasar, bahkan menjurus kepada tidakan pencemaran nama baik BPK.

Baca juga: Bank Dunia Proyeksi Ekonomi RI Tak Tumbuh, Bisa - 2 Persen jika....



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X