Simak, Saham-saham yang Diuntungkan Perpanjangan PSBB Transisi

Kompas.com - 17/07/2020, 05:24 WIB
Maskot Manusia Covid membawa poster bertulisakan data penderita Covid-19 terlihat di Halte Transjakarta Harmoni, Kamis (16/7/2020). Maskot Manusia Covid bertujuan mengingatkan penumpang Transjakarta untuk disiplin mematuhi prosedur kesehatan selama masa PSBB Transisi Tahap II berlangsung. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMaskot Manusia Covid membawa poster bertulisakan data penderita Covid-19 terlihat di Halte Transjakarta Harmoni, Kamis (16/7/2020). Maskot Manusia Covid bertujuan mengingatkan penumpang Transjakarta untuk disiplin mematuhi prosedur kesehatan selama masa PSBB Transisi Tahap II berlangsung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada masa transisi selama dua pekan atau 14 hari.

PSBB transisi diperpanjang terhitung sejak 17 Juli sampai 30 Juli 2020.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menandatangani keputusan gubernur mengenai perpanjangan PSBB masa transisi tersebut. PSBB transisi diperpanjang karena Jakarta dinilai belum aman dari penyebaran Covid-19.

Baca juga: Diproyeksikan Menguat, Simak Saham Rekomendasi Hari Ini

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada melihat, pelaku pasar sudah mulai terbiasa dengan adanya keputusan kebijakan-kebijakan tersebut, terlebih jika dilihat dari kondisi riil di lapangan saat ini. Sehingga, keputusan tersebut tidak akan banyak berpengaruh untuk pasar.

"Apalagi kalau lihat dari PSBB sebelumnya, dimana meski ada PSBB namun tidak seperti ada PSBB, aktivitas publik masih berjalan," kata Reza kepada Kontan.co.id, Kamis (16/7/2020).

Reza menjelaskan, perpanjangan PSBB masa transisi ini akan berdampak positif untuk sektor-sektor yang sama seperti sebelumnya, yakni seputar sektor barang konsumsi, telekomunikasi, menara, dan media.

Oleh sebab itu, dia menyarankan pelaku pasar untuk mencermati saham-saham seperti TLKM, ISAT, EXCL, TBIG, ICBP, dan GGRM.

Baca juga: PSBB Dilonggarkan, Aplikasi KPR Mulai Naik Sejak Juni 2020

Di lain sisi, sektor seperti transportasi, properti, dan pariwisata masih belum dapat pulih dengan perpanjangan PSBB masa transisi ini. Reza merekomendasikan investor untuk wait and see lebih dulu saham-saham dari sektor ini sembari melihat perkembangan di kuartal II dan kuartal III 2020.

Sebelumnya, Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus memprediksi, pemerintah akan melanjutkan PSBB masa transisi dan tidak mengambil keputusan untuk memperketat PSBB.

Dia bilang, apabila penerapan PSBB kembali diperketat akan berdampak negatif terhadap sejumlah sektor usaha, tak terkecuali untuk pasar modal Indonesia.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X