Bank Dunia Proyeksi Ekonomi RI Tak Tumbuh, Penduduk Miskin Naik 8 Juta

Kompas.com - 17/07/2020, 09:47 WIB
Ilustrasi Indonesia SHUTTERSTOCKIlustrasi Indonesia

Adapun di dalam laporan Bank Dunia dijelaskan, lonjakan penduduk miskin tersebut terjadi lantaran pendapatan rumah tangga merosot sekitar 5 persen hingga 7 persen, yang sebagian besar disebabkan oleh pendapatan rumah tangga yang lebih rendah.

Selain itu, sekitar 2,6 juta hingga 3,6 juta orang akan kehilangan pekerjaan atau dirumahkan.

3. Pemerintah Perlu Tingkatkan Sasaran Bansos

Sander pun mengatakan pemerintah harus mampu menargetkan setiap orang yang butuh didukung melalui program-program bantuan sosial.

Terutama, orang-orang yang kehilangan pendapatan akibat pandemi.

"Bantuan harus ditargetkan untuk lebih tepat sasaran sehingga dapat terus melanjutkan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia meski adanya guncangan ekonomi saat ini. Tapu itu tentunya diterjemahkan pada upaya yang harus lebih digalakkan lagi," ujar dia.

Selain itu, untuk mendongkrak perekonomian Bank Dunia menilai Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law yang saat ini tengah dalam proses legislasi dapat menjadi salah satu pendongkrak perekonomian Indonesia di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut Sanders, regulasi merupakan salah satu kunci pemulihan ekonomi RI selain keterampilan dan infrastruktur. Bahkan menurut dia, omnibus law bisa jadi turbocharge atau kekuatan RI dalam proses pemulihan dari krisis yang disebabkan pandemi. "Ini menjadi bensin utama dalam pemulihan," ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X