Pengajuan Sertifikat Merek Naik, Kemenkumham Buka Pendaftaran Online

Kompas.com - 17/07/2020, 12:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Freddy Haris mengatakan, jumlah pemohon yang mengajukan sertifikat merek naik signifikan di tengah mewabahnya pandemi Covid-19.

Ia menyebutkan, hingga Juni 2020 terdapat 42.501 pemohon yang mengajukan sertifikat merek.

"Walaupun ada pandemi Covid-19 kami melihat pengajuan sertifikat merek naik signifikan. Jumlah permohonan dari Januari-Juni 2020 mencapai 42.501 pemohon, sedangkan permohonan merek baru mengalami kenaikan signifikan dari 33.000 permohonan tahun lalu, menjadi 35.900 pemohon," ujarnya dalam acara penyerahan sertifikat merek UMKM di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Baca juga: Siapa Bilang Pemilik Merek Pizza Hut Mau Bangkrut?

Freddy mengapresiasi antusiasme pelaku usaha yang mau mendaftarkan merek dagangnya di tengah mewabahnya pandemi Covid-19.

"Ini menarik juga buat kami, sebab walaupun di masa pandemi banyak yang mendaftar pengajuan hak merek dan kami mencoba melayani masyarakat sebisa dan semudah mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat kami," jelasnya.

Untuk itu sebut Freddy, pihaknya telah membuka pelayanan pendaftaran merek yang dilakukan secara online. Bahkan proses pengiriman sertifikatnya pun juga dikirimkan secara online.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh DJKI. Teten berpendapat dengan diberikannya kemudahan bagi pelaku usaha untuk memperoleh sertifikat merek, bisa meningkatkan dan mendongkrak daya saing.

"Khususnya bagi pelaku usaha yang berada di sektor makanan, merek itu sangat perlu karena dengan memiliki merek bisa membuat usaha mereka mengalami kenaikan omzet usaha sebesar 33 persen dan tentu daya saing mereka juga ikut meningkat," katanya.

Teten berharap dengan adanya sertifikat merek juga bisa membuat pelaku usaha menjadi percaya diri dalam menjalankan usahanya sehingga diharapkan juga bisa membuat roda ekonomi nasional berputar.

"Dengan adanya merek ini kami juga berharap pelaku UMKM bisa mendapatkan kepastian hukum atas merek yang dimilikinya sekaligus bisa memberikan manfaat ekonomi dan bisnis bagi koperasi dan UMKM," ucap dia.

Baca juga: Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Kenapa Indonesia Impor BBM dari Singapura | Empat Bulan Berturut-turut APBN Surplus

[POPULER MONEY] Kenapa Indonesia Impor BBM dari Singapura | Empat Bulan Berturut-turut APBN Surplus

Whats New
Menko Airlangga Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Picu Harga Mi Instan Naik

Menko Airlangga Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Picu Harga Mi Instan Naik

Whats New
Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Spend Smart
Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Spend Smart
Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.