PLN : 18.183 Pelanggan Sudah Mendaftar Program Diskon Tambah Daya

Kompas.com - 17/07/2020, 15:42 WIB
Ilustrasi PixabyIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) tengah menggelar program diskon tambah daya bagi pelanggan golongan rumah tangga. PLN menawarkan promo penambahan daya hingga 5.500 VA, dengan biaya sebesar Rp 170.845.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, antusiasme pelanggan terhadap promo tersebut sangat besar.

Hal tersebut terefleksikan dengan tingginya jumlah pelanggan yang mendaftarkan dirinya untuk melakukan penambahan daya. Tercatat sejak diluncurkan pada hari Rabu (15/7/2020), sampai pagi hari ini, Jumat (17/7/2020), sudah terdapat 18.183 pelanggan mendaftar untuk memanfaatkan program tersebut.

Baca juga: Beri Diskon Tambah Daya, PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik

"Kami lihat hingga pagi ini cukup banyak pelanggan yang mengajukan tambah daya dengan memanfaatkan program ini," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat.

Lebih lanjut, Agung kembali menjelaskan, pihaknya memberikan potongan harga tambah daya khusus untuk pelanggan golongan tarif Rumah Tangga tegangan rendah mulai dari daya 450 VA sampai daya 4.400 VA dengan pilihan daya akhir adalah daya 2.200 VA sampai daya 5.500 VA.

Semula, pelanggan bisa merogoh kocek hingga Rp 4,9 juta untuk penambahan daya, namun saat ini hanya perlu membayar Rp 170.845.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diskon ini dapat dinikmati pelanggan PLN sejak tanggal 14 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020.

Baca juga: Pemerintah Segera Suntik PLN Rp 9,6 Triliun, untuk Apa?

"Diskon ini kami buat guna memudahkan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan listrik saat pandemi virus corona atau Covid-19 yang cenderung meningkat akibat banyaknya aktifitas di rumah," kata Agung.

Selain itu, Agung memastikan tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga daya 1.300 hingga 5.500 tetap sama yaitu Rp. 1.467 per kwh.

Namun untuk pelanggan daya 450 VA atau 900 VA yang ingin melakukan penambahan daya tentu akan mengalami penyesuaian tarif, karena tarif sebelumnya mendapatkan subsidi dari pemerintah, dimana tarif daya 450 VA sebesar Rp 415 per kwh daya 900 VA bersubsidi Rp 605 per kwh, daya 900 VA non subsidi Rp 1.352 per kwh. Sementara mulai daya 1.300 VA tarif listrik sebesar Rp 1.467 per kwh.

"Bagi pelanggan yang ingin menikmati promo Gebyar Kemerdekaan 2020 dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel, telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat," ucap Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewan Pengurus Kadin Indonesia Resmi Dilantik, Ini Susunannya

Dewan Pengurus Kadin Indonesia Resmi Dilantik, Ini Susunannya

Whats New
Aturan Terbaru PPKM Naik Pesawat Wajib PCR, Kapan Mulai Berlaku?

Aturan Terbaru PPKM Naik Pesawat Wajib PCR, Kapan Mulai Berlaku?

Whats New
Program Kemitraan dan Digitalisasi Pacu Produktivitas Industri Olahan Susu

Program Kemitraan dan Digitalisasi Pacu Produktivitas Industri Olahan Susu

Rilis
Fakta Seputar Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang dari Luar Negeri

Fakta Seputar Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang dari Luar Negeri

Whats New
Pemerintah Diminta Buka 'Call Center' Khusus Aduan Pinjol Ilegal

Pemerintah Diminta Buka "Call Center" Khusus Aduan Pinjol Ilegal

Whats New
Garuda Dikabarkan Bakal Pailit, Manajemen Buka Suara

Garuda Dikabarkan Bakal Pailit, Manajemen Buka Suara

Whats New
Ingat, Setelah 30 November 2021 Kartu Debit Magnetik BCA Tak Bisa Digunakan

Ingat, Setelah 30 November 2021 Kartu Debit Magnetik BCA Tak Bisa Digunakan

Whats New
Ini Kriteria Frozen Food yang Wajib Punya Izin Edar BPOM

Ini Kriteria Frozen Food yang Wajib Punya Izin Edar BPOM

Whats New
Kemenkop UKM dan Polri Koordinasi Terkait Perizinan Makanan Beku oleh Pebisnis Rumahan

Kemenkop UKM dan Polri Koordinasi Terkait Perizinan Makanan Beku oleh Pebisnis Rumahan

Whats New
Resah Ada Eksportir Nakal, Petani Sarang Walet Minta Pemerintah Tegas

Resah Ada Eksportir Nakal, Petani Sarang Walet Minta Pemerintah Tegas

Whats New
Nasabah Tak Bayar Utang Bisa Hentikan Kemampuan Finansial Pinjol Ilegal

Nasabah Tak Bayar Utang Bisa Hentikan Kemampuan Finansial Pinjol Ilegal

Whats New
Soal Izin Edar 'Frozen Food', Asosiasi UMKM Soroti Koordinasi Pemerintah dengan Kepolisian

Soal Izin Edar "Frozen Food", Asosiasi UMKM Soroti Koordinasi Pemerintah dengan Kepolisian

Whats New
Krisis Energi, Satu Lagi Perusahaan Pengecer Listrik Singapura Tumbang

Krisis Energi, Satu Lagi Perusahaan Pengecer Listrik Singapura Tumbang

Whats New
SKD CPNS 2021 di Luar Negeri Digelar 26-28 Oktober, Ini Syaratnya

SKD CPNS 2021 di Luar Negeri Digelar 26-28 Oktober, Ini Syaratnya

Whats New
Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Perpanjang DP 0 Persen Kendaraan dan Properti

Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Perpanjang DP 0 Persen Kendaraan dan Properti

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.