Dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Naik Tembus Rp 5.885 Triliun

Kompas.com - 18/07/2020, 16:21 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama sepekan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), meningkat 0,97 persen atau sebesar Rp 5.885,438 triliun dibandingkan pekan lalu sebesar Rp 5.828,776 triliun.

Peningkatan itu diikuti dengan kenaikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,96 persen pada level 5.079,58 dari level 5.031,25 pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono menyebutkan, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami koreksi sebesar 8,58 persen menjadi 604,425 miliar kali dibandingkan pekan lalu sebesar 661,177 miliar.

Baca juga: IHSG Akhir Pekan Ditutup Pada Zona Merah

Rata-rata volume transaksi harian bursa juga terkoreksi sebesar 2,69 persen menjadi 8,521 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu sebesar 8,757 miliar unit saham.

Sementara untuk rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa juga turut mengalami perubahan sebesar 12,62 persen menjadi sebesar Rp 6,943 triliun dari Rp 7,946 triliun pada penutupan pekan lalu.

“Investor asing (akhir pekan) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 400,53 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp17,400 triliun,” sebut dia dalam siaran pers, Jumat (17/7/2020),.

Adapun kegiatan bursa selama sepekan antara lain, pencatatan Obligasi dan Sukuk yang diterbitkan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).

Baca juga: Simak, Saham-saham yang Diuntungkan Perpanjangan PSBB Transisi

Adapun obligasi dan sukuk yang diterbitkan adalah Obligasi Berkelanjutan V Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2020 dengan tingkat bunga tetap (Obligasi Tahap IV) Rp 2,11 triliun. Sementara sukuk yang diterbitkan adalah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2020 (Sukuk Tahap II) dengan nilai nominal Rp 346 miliar.

Dengan demikian maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 40 Emisi dari 28 Emiten senilai Rp 33,66 triliun.

Dengan pencatatan tersebut maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 429 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 420,97 triliun dan 47,5 juta dollar AS, diterbitkan oleh 118 Emiten.

Sementara untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 97 seri dengan nilai nominal Rp 3.131 triliun dan 400 juta dollar AS, sementara EBA (Efek Beragun Aset) sebanyak 11 emisi senilai Rp 8,84 triliun.

Baca juga: Investor Pemula, Pahami 7 Istilah Saham Paling Dasar Sebelum Mulai Trading



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X