Pertamina Mulai Uji Peforma Green Energy D-100, Ini Hasilnya

Kompas.com - 18/07/2020, 20:20 WIB
Pertamina tes jalan D-100 PertaminaPertamina tes jalan D-100

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) telah melakukan uji peforma (road test) penggunaan D-100 dalam campuran bahan bakar kendaraan. Hasilnya penggunaan dapat meningkatkan performa kendaraan dan mengurangi emisi gas buang.

Uji performa ini dilakukan pada Selasa (14/7/2020) sepanjang 200 kilo meter menggunakan kendaraan jenis MPV berbahan bakar diesel keluaran tahun 2017.

D-100 yang diproduksi Pertamina memiliki spesifikasi Cetane Number yang sangat tinggi, yaitu hingga 79. Sehingga memang diyakini dapat menghasilkan performa kendaraan yang lebih baik sebagai campuran bahan bakar.

Baca juga: SKK Migas Kirimi Surat Cinta ke Anak Usaha Pertamina yang Tak Capai Target Lifting

Deputy CEO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Budi Santoso Syarif menjelaskan, dalam uji performa tersebut bahan bakar yang digunakan adalah campuran D-100 sebanyak 20 persen, Dexlite sebanyak 50 persen, dan FAME sebanyak 30 persen.

“Menurut hasil uji lab kami, terukur bahwa angka Cetane Number bahan bakar campuran D-100 pada Dexlite dan FAME yang digunakan tersebut mencapai angka minimal 60 atau lebih tinggi dari bahan bakar diesel yang ada saat ini," ungkapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2020).

Begitu pula dengan hasil uji emisi kendaraan menunjukkan opacity atau kepekatan asap gas buang turun menjadi 1,7 persen, dari sebelumnya 2,6 persen saat tidak dicampur dengan D-100.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain hasil uji kuantitatif yang bagus, pengguna kendaraan disebut tetap merasa nyaman selama menggunakan kendaraannya.

Baca juga: Ahok: Ke Depan, Dirut Pertamina Tidak Perlu dari BUMN Lain

Ini tercermin dengan tidak ada excessive noise selama berkendara, tarikan mesin lebih bertenaga dan asap buang knalpot tetap bersih meski pada RPM tinggi. Dengan performa yang lebih baik tersebut, akan lebih hemat dari sisi penggunaan BBM maupun perawatan mesin.

Budi menambahkan, hasil uji performa yang bagus ini juga membuktikan bahwa D-100 yang diproduksi Perdana di Kilang Dumai Pertamina dapat menjawab kebutuhan green energy dalam negeri. Hal ini karena D-100 dibuat dari 100 persen bahan nabati turunan dari CPO atau kelapa sawit yang banyak terdapat di Indonesia.

“Ini adalah yang pertama di Indonesia dan hanya sedikit perusahaan yang dapat melakukannya. Kami membuktikan bahwa Pertamina berhasil melakukannya di Kilang Dumai, dengan dibantu oleh Katalis Merah Putih yang merupakan kerjasama Research & Technology Center Pertamina dan Institut Teknologi Bandung (ITB)," pungkasnya.

Baca juga: Pertamina Olah Minyak Nabati Jadi Green Diesel D-100

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.