Bansos untuk UMKM, Sri Mulyani: Bapak Presiden Meminta Kami...

Kompas.com - 21/07/2020, 08:09 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa suhu tubuhnya saat akan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal salah satunya mencangkup PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk industri. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa suhu tubuhnya saat akan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal salah satunya mencangkup PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk industri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemerintah bakal mengucurkan bantuan sosial (bansos) untuk pelaku UMKM.

Bansos tersebut bakal dikucurkan kepada UMKM yang belum bisa mendapatkan akses kredit.

Sri Mulyani pun mengatakan, saat ini pihaknya bersama dengan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki masih meraccik skema yang tepat untuk penyaluran bansos tersebut.

Sebab, salah satu kendala yang dihadapi untuk menyalurkan bansos kepada sektor UMKM yg belum tersentuh pembiayaan adalah data dari pelaku UMKM yang bersangkutan.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Perekonomian Mulai Bergeliat, Ini Indikatornya

"Bapak Presiden meminta kami dan Pak Teten adalah bagaimana memberikan modal kerja dalam bentuk bansos kepada UMKM yang belum mendapatkan akses kepada pembiayaan," ujar Sri Mulyani, Senin (21/7/2020).

"Ini masalahnya lebih kepada datanya," tambah dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bendahara Negara itu pun mengatakan, pihaknya secara sengaja tidak memberikan bantuan dalam bentuk kredit modal kerja. Namun, dengan bansos tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM untuk bisa lebih produktif di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Mereka tidak diberikan dalam bentuk kredit kerja tapi bansos yang diharapkan produktif. Ini sedang kita formulasikan," ujar dia.

Bendahara Negara itu mengatakan, bansos tersebut bakal diumumkan dalam satu hingga dua pekan ke depan. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya memberikan dukungan kepada masyarakat, UMKM kecil dalam bentuk transfer langsung untuk hal-hal konsumtif, namun juga produktif.

Baca juga: Sri Mulyani Belum Beri Kejelasan Soal Nasib Gaji ke-13 PNS

Selain itu, Sri Mulyani pun mengatakan, berbagai stimulus pemerintah yang tadinya dirancang hanya untuk dilakukan selama tiga bulan, bakal diperpanjang hingga Desember.

Hal tersebut mengingat kasus Covid-19 di Indonesia yang masih terus bertambah setiap hari.

“Sekarang dengan situasi yang kita lihat bahwa perkembangan COVID ini akan cukup panjang, semua measure itu semua diperpanjang sampai Desember. Itu kita harapkan dapat memberikan ketenangan dan keyakinan kepada semua hal, baik di Bansos, kesehatan, serta untuk dunia usaha seperti UMKM dan korporasi,” tutur Sri Mulyani.

Baca juga: Angka Kemiskinan Meningkat, Sri Mulyani: Kita Harus Antisipasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.