Ekspansi ke Mata Uang Kripto, Mastercard Bakal Luncurkan Kartu Pembayaran Baru

Kompas.com - 21/07/2020, 10:39 WIB
Ilustrasi kartu kredit Mastercard dengan pengaman berupa pemindai sidik jari (persegi berwarna gelap di pojok kanan atas). MastercardIlustrasi kartu kredit Mastercard dengan pengaman berupa pemindai sidik jari (persegi berwarna gelap di pojok kanan atas).

LONDON, KOMPAS.com - Mastercard bakal mengeluarkan kartu pembayaran baru usai memperluas program mata uang kripto.

Perusahaan telah menandatangani kesepakatan dengan Wirex, sebuah startup mata uang kripto yang berbasis di London sebagai anggota utama.

Artinya secara efektif Wirex dapat langsung mengeluarkan kartu di jaringan Mastercard.

“Pasar mata uang kripto terus jatuh tempo, dan Mastercard mendorongnya maju, menciptakan pengalaman yang aman dan terjamin bagi konsumen dan bisnis di ekonomi digital saat ini,” kata Wakil Presiden eksekutif Mastercard, Raj Dhamodharan, mengutip CNBC, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Investasi Mata Uang Kripto Menguntungkan?

"Kerja sama kami dengan Wirex dan ekosistem kripto yang lebih luas adalah cara mempercepat inovasi dan memberdayakan konsumen dengan lebih banyak pilihan dalam cara mereka membayar," lanjutnya.

Mastercard juga berencana menggandeng lebih banyak perusahaan mata uang kripto ke dalam inisiatif awalnya, Mastercard Accelerate.

Perlu dicatat, kartu pembayaran mata uang kripto bukan hal baru. Tapi inisiatif Mastercard sebagai salah satu perusahaan jasa keuangan terbesar di dunia yang masuk dalam pasar kripto merupakan hal baru.

Tahun lalu, Visa yang merupakan pesaing Mastercard, telah lebih dulu menjalin kemitraan dengan Coinbase untuk meluncurkan kartunya sendiri. Perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota utama Visa memungkinkan adanya inisiasi lebih banyak fitur untuk kemudahan bertransaksi.

Perlu diketahui, Mastercard dan Visa sebelumnya telah mengisyaratkan minat perusahaan pada sektor mata uang kripto, yakni dengan mendaftar sebagai anggota proyek mata uang digital Libra-nya Facebook.

Tetapi kedua raksasa pembayaran itu keluar dari Libra pada tahun lalu, setelah inisiatif itu disambut reaksi keras dari regulator terkait.

Baca juga: Harganya Naik Terus, Perlukah Investasi Bitcoin?




Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X