Dalam Satu Hari, Kekayaan Jeff Bezos Melonjak Rp 191,1 Triliun

Kompas.com - 21/07/2020, 13:13 WIB
Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos. SHUTTERSTOCK/Lev RadinPendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos.

NEW YORK, KOMPAS.com - Orang terkaya di dunia sekaligus CEO Amazon Jeff Bezos mencatatkan rekor baru.

Peningkatan nilai kekayaan Bezos mencapai 13 miliar dollar AS atau sekitar Rp 191,1 triliun (kurs Rp 14.700) dalam sehari.

Dikutip dari Bloomberg, Selasa (21/7/2020) lonjakan jumlah kekyaan dengan nilai yang fantastis tersebut terjadi untuk pertama kalinya sejak Bloomberg Billionaires Index dirilis pada 2012.

Baca juga: Kekayaan Jeff Bezos Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Ada Apa?

Untuk diketahui, lonjakan nilai kekayaan Bezos terjadi akibat harga saham Amazon melejit hingga 7,9 persen, peningkatan tertinggi sejak Desember 2018, seiring dengan meningkatnya optimisme mengenai tren belanja online.

Adapun sejak awal tahun, harga saham Amazon telah melesat hingga 73 persen.

Tahun ini, secara keseluruhan nilai kekayaan Bezos telah bertambah hingga 74 miliar dollar AS menjadi 189,3 miliar dollar AS. Peningkatan tersebut terjadi meski Amerika Serikat tengah mengalami tekanan ekonomi terparah sejah Depresi Besar.

Bahkan, nilai kekayaan Bezos saat ini melampaui valuasi dari perusahaan raksasa seperti Exxon Mobil, Nike, dan McDonald's. 

Baca juga: Hartanya Terus Meningkat di Tengah Pandemi, Ini Sumber Kekayaan Jeff Bezos

Di sisi lain, mantan istri Bezos Mackenzie Bezos mengalami kenaikan nilai kekayaan sebesar 4,6 miliar dollar AS pada Senin (20/7/2020). Hal tersebut membuat posisinya naik menjadi orang terkaya nomor 13 di dunia.

Raksasa teknologi lainnya juga menikmati lonjakan yang diakibatkan oleh sebagian besar penduduk dunia yang harus melakukan aktivitas di rumah ataupun dorongan berupa stimulus yang diberikan ke pasar oleh otoritas atau bank sentral.

Adapun CEO Facebook Mark Zuckerberg telah menambahkan hampir 15 miliar dollar AS sepanjang tahun, bahkan ketika perusahaan itu berurusan dengan merek-merek yang memboikot iklan di jejaring sosial tersebut.




Sumber Bloomberg
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X