Ekspor Benih Lobster Sudah Legal, Penyelundupan Belum Surut

Kompas.com - 21/07/2020, 19:02 WIB
Benih lobster senilai Rp 37 miliar yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pemerintah di Jambi pada Kamis (18/4/2019). Dok. Kementerian Kelautan dan PerikananBenih lobster senilai Rp 37 miliar yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pemerintah di Jambi pada Kamis (18/4/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Aryo Hanggono mengaku masih ada pelaku penyelundupan benih lobster meski izin eskpor telah disahkan.

Teranyar, sebanyak 31.065 ekor benih lobster alias benur coba diselundupkan. Namun penyelundupan benur ini berhasil digagalkan oleh AVSEC Bandara Juanda Surabaya.

"Terkait dengan pelepasliaran BBL (benih bening lobster) yang berusaha diselundupkan dan digagalkan oleh Petugas AVSEC Bandara Juanda, masih ada upaya penyelundupan," kata Aryo kepada Kompas.com, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: Ekonom Core Nilai Realisasi Belanja Bansos Lambat

Namun menurut Aryo, pasca diterbitkannya Peraturan Menteri (Permen) KP Nomor 12 Tahun 2020 yang mengakomodir ekspor benur, kegiatan penyelundupan benur semakin berkurang.

"Hal ini antara lain karena nelayan kecil yg sudah ditetapkan sebagai penangkap benih lobster sudah bebas menangkap benih, di sisi lain eksportir juga sudah ditetapkan," ucapnya.

Adapun saat ini, pihaknya fokus melakukan pendataan dan penetapan nelayan penangkap benur agar tidak ada lagi pihak yang sembunyi-sembunyi melakukan kegiatan ilegal.

Baca juga: Tipping Fee Sampah Disorot KPK, Luhut Bilang Itu Ongkos Kebersihan

"Kami bersama pihak terkait memastikan agar mulai kegiatan penangkapan, budidaya, hingga ekspor berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkas Aryo.

Sebelumnya, Avsec Bandara Juanda Surabaya berhasil menggagalkan 31.065 ekor benih lobster hasil selundupan. Benih lobster itu akhirnya dilepasliarkan di perairan Gili Ketapang, Probolinggo, Jawa Timur oleh Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Denpasar (BPSPL).

Pelepasliaran lobster di perairan Jawa Timur ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, KKP telah melakukan pelepasliaran benih lobster hasil penyelundupan yang digagalkan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi sebanyak 32.400 ekor di Perairan Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: Beli Hewan Kurban Bisa Pakai OVO, Ini Harganya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X