Kemenhub Dorong Perjalanan Dinas ke Destinasi Wisata

Kompas.com - 22/07/2020, 16:38 WIB
Ilustrasi bus AKAP di sebuah terminal tribunnews.comIlustrasi bus AKAP di sebuah terminal

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) terus menggodok berbagai kebijakan guna menggenjot kembali geliat tranportasi, setelah mengalami pukulan telak akibat pembatasan pergerakan secara masif sejak Maret hingga Juni lalu.

Staf Khusus Menteri Perhubungan, Wihana Kirana Jaya, mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan berbagai untuk meningkatkan permintaan terhadap transportasi. Dengan adanya peningkatan dari sisi permintaan, maka sisi pemasok juga akan mengalami pertumbuhan.

Salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan permintaan terhadap transportasi, seluruh aparatur yang bekerja di lingkup Kemenhub didorong untuk melakukan perjalanan dinas ke berbagai tujuan pariwisata.

Baca juga: Soal Aturan Sepeda, Ini 5 Hal yang Akan Dilarang Kemenhub

Langkah tersebut diharapkan mampu menggerakan roda perekonomian di daerah tujuan.

"Kita dorong perjalanan dinas di bulan-bulan ini terus meningkat, mereka dipersilahkan mengunjungi objek-objek pariwisata yang di luar Bali, mungkin termasuk Bali lah. Ada spending money, ini suatu multiplier effect," tuturnya dalam Webinar Transportasi Publik dan Geliat Ekonomi Pada Masa Pandemi, Rabu (22/7/2020).

Selain itu, Kemenhub juga tengah mengkaji kebijakan subsidi yang akan ditargetkan kepada masyarakat atau operator transporatasi. Rencana tersebut diusung untuk meningkatkan intensitas transportasi.

Kemudian, instrumen stimulus disebut bisa berasal dari sisi penerimaan negara, baik itu pajak ataupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Kendati demikian, untuk opsi penerimaan negara, Wihana menekankan pentingnya kolaborasi antar kementerian, dalam hal ini Kementerian Keuangan.

"Kita harus berkolaborasi dalam rangka mendorong stimulus agregat dengan bergerak menuju tren yang baik," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Whats New
Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Whats New
Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X