Ada Pandemi Corona, Iklan Digital Menggeliat

Kompas.com - 23/07/2020, 18:33 WIB
Ilustrasi iklan digital shutterstockIlustrasi iklan digital

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Asosiasi Perusahaan Pengiklan Indonesia (Appina) Musa Chandra mengatakan, selama masa pandemi virus corona (Covid-19) terjadi adaptasi kebiasaan baru beriklan.

Ini menurut hasil lembaga survei global Nielsen. 

Okupansi iklan di media digital pada semester I 2020 mencapai 20 persen. Namun, secara per bulannya pemasang iklan di media digital mencapai 24 persen pada bulan Juni 2020.

Baca juga: Ini 10 Iklan YouTube Terpopuler Periode Januari-Juni 2020

"Kalau kita lihat memang perkembangan digital sangat cepat. Jika dilihat dari 2019, komposisinya 27 persen. Sementara di 2020 semester 1 long okupansi 20 persen. Kalau lihat per bulannya, di bulan Juni komposisi digital mencapai 24 persen average 20 persen," katanya dalam diskusi virtual, Kamis (23/7/2020).

Sedangkan, pemasang iklan dengan model print atau cetak, lanjut Musa, terus alami penurunan dari 12 persen di tahun 2019, menjadi 8 persen sekarang ini.

"Kalau kita lihat memang terjadi perubahan adaptasi kebiasaan setelah covid, yang tadinya memang media sudah menandakan disrupsi. Tapi dengan adanya pandemi, makin cepat," ucapnya.

Baca juga: Walt Disney Ikut Pangkas Belanja Iklan di Facebook

Sementara, masyarakat menghabiskan waktunya di televisi (TV) dengan media digital juga alami peningkatan selama pandemi.

"Average time spend-nya untuk TV dengan versus digital tinggi sekali. TV saja naik, 5 macam jadi 27 unit. Sedangkan average spend untuk digital hampir 8 jam atau hampir satu harian," ujarnya.

Bila dilihat belanja iklan, lanjut Musa, tak semuanya alami penurunan. Iklan obat-obatan dan terkait higienisitas justru stabil di masa pandemi ini.

"Iklan yang turun tidak semua. Kalau kita lihat kategori-kategori yang menjadi concern covid ini, yang higienis, yang obat, belanja iklannya masih stabil. Walaupun memang terjadi selektif. Enggak semua turun," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X