[POPULER DI KOMPASIANA] Pencalonan Pilwalkot Gibran | Obituari Sapardi | Bisa Masak Sebelum Menikah?

Kompas.com - 25/07/2020, 15:05 WIB
Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan bakal calon wakil wali kota Solo, Teguh Prakosa (kanan) memberikan keterangan kepada Wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020).  Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHABakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan bakal calon wakil wali kota Solo, Teguh Prakosa (kanan) memberikan keterangan kepada Wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang.

KOMPASIANA--Resmi! Akhirnya putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo di Pilkada 2020.

Namun, sesaat setelah mendapat rekomendasi tersebut, politik dinasti dan dinasti politik kembali menjadi sorotan menjelang pelaksanaan Pilkada 2020.

Tidak sedikit yang menganggap kalau majunya putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, dalam pemilihan wali kota Solo menjadi tonggak suburnya politik dinasti di Indonesia.

Besar kemungkinan, Gibran-Teguh mendapat dukungan dari partai-partai pemilik kursi di Kota Solo. Artinya, pencalonan mereka akan melawan kotak kosong.

Selain kabar menganai pencalonan Gibran, pada Minggu (19/07) Indonesia kehilangan sastrawan sekaligus pujangga, Sapardi Djoko Damono.

Berikut ini 5 konten menarik dan terpopuler di Kompasiana dalam sepakan:

1. Karier Politik Gibran dan AHY, Langkah Jokowi Lebih Taktis daripada SBY?

Putra sulung Presiden Jokowi pindah haluan: dari seorang pebisnis kini bergerak ke dunia politik.

Hal ini tentu saja dibarengi dengan rekomendasi yang ia dapat dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo di Pilkada 2020.

Kalau melihat lebih jauh, menurut Kompasianer Gobin Dd, langkah Jokowi terbilang taktis: secara tidak langsung dia mempersiapkan Gibran untuk mengikuti jejak yang sama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X