Memetik Laba dari Tren Berkebun di Rumah

Kompas.com - 25/07/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi bercocok tanam, berkebun ShutterstockIlustrasi bercocok tanam, berkebun

"Paket kami isinya bibit, media tanaman, polibag, hingga khusus paket Rp 75.000 sampai Rp 120.000 itu gratis akses aplikasi Dr. Tania selama sebulan," jelas Febi.

Melalui Dr. Tania, Febi menuturkan pengguna akan mendapatkan panduan menanam lengkap serta dapat berkonsultasi via chat dengan ahli pertanian yang bergabung dengan Dr. Tania.

"Kita juga ada kerja sama dengan Lindungihutan.com mulai 15 Juli - 15 September. Jadi selain dapet paket lengkap mereka juga akan bantu menyumbang satu buah pohon tiap paket yang dibeli untuk paket mulai Rp 75.000. Kampanye kita nanti pohonnya buat pemulihan bekas galian tambang," ungkapnya.

Baca juga: MA Tolak PK, 12 Perusahaan Importir Sapi Wajib Bayar Denda Rp 59,6 Miliar

Untuk produk paket berkebun di Neurafarm di bulan awal ini baru ada 30 pesanan. Melalui paket berkebun tersebut Febi berharap minat para generasi saat ini untuk sektor pertanian menjadi meningkat.

"Kami kampanyekan juga biar generasi sekarang bisa tertarik bertani, kami kampanyekan kalo bertani ini bisa di rumah dan mudah caranya," tutur Febi. (Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto)

Baca juga: Satgas Waspada Investasi Hentikan Operasional Jouska

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Memupuk laba dari tren berkebun di masa pandemi Covid-19

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X