JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, tak ada satu pun pemerintah di dunia membuat aturan untuk menyengsarakan rakyatnya.
Hal ini diungkapkan Luhut untuk menanggapi kritik terkait Omnibus Law yang disebut akan merugikan para pekerja di Indonesia.
“Tidak ada satu pemerintah yang membuat aturan untuk membunuh rakyatnya. Yang dibuat adalah ada keseimbangan di masyarakat,” ujar Luhut dalam sebuah webinar di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).
Baca juga: Luhut Sebut 100.000 Hektar Lahan Bakal Dijadikan Tambak Udang
Luhut menjelaskan, pembentukan Omnibus Law bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia.
Jika banyak negara berminat berinvestasi di Indonesia, hal tersebut bisa menguntungkan bagi rakyat. Sebab, nantinya akan banyak lapangan kerja yang tersedia di Indonesia.
“Jadi enggak boleh dilihat dari satu angle, harus dilihat dari berbagai angle untuk membuat kita maju,” kata Luhut.
Dia pun mengaku sedih ketika ada seseorang yang mengemukakan pendapat, namun pendapat tersebut salah. Sehingga, malah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
“Itu yang membuat saya sedih, ada doktor-doktor, ekonom-ekonom memberikan pandangan yang keliru untuk rakyat. Itu keliru sekali. Apalagi Pak Jokowi selalu menekankan kepentingan rakyat,” ucap dia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.