Mengintip Kekayaan Gubernur Jawa Tengah 2 Periode Ganjar Pranowo

Kompas.com - 27/07/2020, 08:16 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGubernur Jateng Ganjar Pranowo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ganjar Pranowo bisa dibilang jadi salah satu kepala daerah yang namanya cukup populer di Indonesia. Sosoknya, bahkan seringkali masuk daftar kuat calon presiden sejak beberapa tahun belakangan.

Namanya melejit setelah memenangkan Pilkada Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2013, saat itu usianya masih 45 tahun. Ganjar terpilih kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 setelah mengalah pesaingnya yang merupakan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said.

Kiprahnya di percaturan politik Indonesia juga terbilang panjang. Dia adalah salah satu wajah lama di PDI-P. Sebelum terjun di Pilgub, Ganjar adalah anggota DPR 2009-2014.

Karier politiknya antara lain pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Fraksi PDI-P di DPR dan MPR, Anggota Badan Legislasi DPR, Ketua Pansus Ruu tentang Partai Politik.

Baca juga: Berapa Harta Kekayaan Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri?

Lalu Ganjar juga sempat ditunjuk menjadi Anggota Timwas Century, Anggota Pansus Angket Bank Century, dan Wakil Ketua Komisi II DPR. Sebelum terjun ke politik, Ganjar diketahui pernah menjadi konsultan HRD di perusahaan swasta tahun 1995-1999.

Sebagai sosok pimpinan daerah yang cukup dikenal luas, berapa harta kekayaan Ganjar Pranowo?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Senin (27/7/2020), Ganjar terakhir kali melaporkan hartanya pada 31 Desember 2019. Total kekayaan yang dilaporkannya sebesar Rp 9,97 miliar atau tepatnya Rp 9.974.102.309.

Sedikit berbeda dengan profil kebanyakan pejabat negara pada umumnya yang sebagian besar hartanya berbentuk aset properti, kekayaan Ganjar lebih banyak berasal dari kas dan setara kas yang nilainya mencapai Rp 7.002.240.559.

Baca juga: Mengintip Harta Kekayaan Ibas dan Sepak Terjangnya sebagai Politikus

Sementara itu, harta kekayaan lain yang paling besar disumbang dari alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp 1.359.000.000.

Kendaraan termewah yang dimiliki pria asal Kabupaten Karanganyar ini adalah mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun produksi 2018 dengan harga taksiran Rp 650.000.000.

Mobil-mobil lain milik Ganjar antara lain Nissan Teana Rp 350.000.000, Nissan Livina Rp 100.000.000 serta Totoya Crown Rp 200.000.000. Lalu ada dua kendaraan roda dua berupa Viar Scooter Rp 14.000.000 dan Kawasaki ER-6N Rp 75.000.000.

Ganjar juga memiliki beberapa bidang tanah dan bangunan dengan taksiran sebesar Rp 1.197.000.000. Suami dari Siti Atikoh Suprianti memiliki 4 properti di Kabupaten Purbalingga yang berasal dari warisan dan hasil sendiri.

Baca juga: Mengintip Kekayaan yang Dimiliki Prabowo Subianto

Dua bidang tanah dan bangunan lainnya berada di Bogor. Ganjar juga melaporkan harta bergerak lainnya dengan taksiran nilai sebesar Rp 415.861.750.

Jika dilihat di laporan LHKPN, kekayaan Ganjar terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2003, harta kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp 286.182.892. Kemudian di tahun 2010 menjadi Rp 1.668.826.837.

Berikutnya pada tahun 2013 kekayaannya naik menjadi Rp 3.072.281.529, dan pada Januari 2018 saat dirinya kembali mencalonkan dalam Pilgub Jateng harta kekayaannya tercatat sebesar Rp 6.729.155.082.

Baca juga: Ini Kekayaan Pemilik Susi Air dan Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti



Sumber LHKPN
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.