Bantu Pemda yang Terdampak Covid-19, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp 15 Triliun

Kompas.com - 27/07/2020, 10:01 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalan webinar virtual Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltim Periode Mei 2020, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalan webinar virtual Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltim Periode Mei 2020, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah pusat menyalurkan dana sebesar Rp 15 triliun kepada daerah-daerah yang terdampak akibat virus corona (Covid-19). Dana tersebut akan ditempatkan di Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penyaluran dana dari pemerintah pusat ini bertujuan untuk memitigasi pendapatan asli daerah (PAD) dan rencana kerja daerah.

"Covid-19 berdampak signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD). yang menggangu keuangan dan rencana kerja daerah. Oleh karena itu, pemerintah pusat memberikan bantuan kepada daerah untuk membantu hal tersebut. Total anggaran itu ada Rp 15 triliun," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Luhut: Tak Ada Pemerintah yang Buat Aturan untuk Membunuh Rakyatnya

Luhut kembali menjelaskan, program dukungan pembiayaan pada pemerintah daerah dan penempatan dana di BPD adalah wujud komitmen pemerintah pusat untuk mendukung kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19.

"Sehingga semua lini kita harapkan tidak ada yang tidak dibantu oleh pemerintah," ucapnya.

Saat ini, ada dua daerah yang dibantu oleh pemerintah pusat, yaitu DKI Jakarta dan Jawa Barat yang masing-masing diwakili Gubernurnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita lihat juga bagaimana DKI, bagaimana juga pemerintahan di Jawa Barat, Jawa Timur dan semua yang mengalami penurunan pendapatan asli daerah akibat Covid-19 ini," ujarnya.

Selain fasilitas pinjaman lanjut Luhut, pemerintah pusat juga melakukan penempatan dana di 7 Bank Pembangunan Daerah (BPD) senilai Rp 11,5 triliun.

"Hal ini merupakan program penempatan dana sebelumnya Rp 30 triliun yang ditempatkan di Bank BUMN. Dan sekarang terlihat berjalan sangat baik," ucapnya.

Luhut berharap, dengan adanya penempatan dana di BPD, dapat lebih banyak tersalurkan kepada yang membutuhkan sehingga mempercepat pemulihan ekonomi di daerah.

Baca juga: Luhut: Kalau Waktu Itu Kita Lockdown....

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.