Program Penjaminan Kredit Korporasi Diluncurkan Pekan Ini

Kompas.com - 27/07/2020, 12:01 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menggulirkan bantuan dana pinjaman kepada korporasi non-UMKM dan non-BUMN yang terdampak pandemi Covid-19). Pekan ini, rencana bantuan modal tersebut akan disalurkan.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam kata sambutannya pada agenda Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat dengan PT SMI tentang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Rencana di minggu ini, pemerintah pusat akan meluncurkan program penjaminan untuk sektor korporasi non-UMKM dan non-BUMN. Hal ini juga dilakukan untuk membantu perusahaan-perusahaan terdampak Covid-19 dan untuk menjaga kelangsungan usaha dan untuk mencegah PHK berlanjut," ujar Luhut secara virtual, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Harga Emas Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Besaran untuk pinjaman modal korporasi tersebut akan disalurkan sebesar Rp 100 triliun hingga akhir tahun 2020.

"Total penyaluran pinjaman sampai akhir tahun ini Rp 100 triliun. Ini juga penting disampaikan bahwa korporasi juga jadi bagian yang dibantu oleh pemerintah," katanya.

Pemerintah berharap bank-bank yang tergabung dalam Bank Himpunan Negara (Himbara) bisa segera menyalurkan berbagai bantuan permodalan dengan cepat.

Sebab pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini dan mencegah angka pengangguran yang lebih banyak.

Baca juga: Viral Foto Setruk Tol Ditambah Denda Tilang, Operator: Hoaks!

"Saya harap pelaksanaan bisa dilakukan secara cepat dengan kualitas implementasi yang baik sehingga kita bisa menjaga laju pertumbuhan ekonomi tidak negatif dan bisa membantu penanganan kemiskinan dan pengangguran," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan kredit sebesar Rp 4,2 triliun untuk satu juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelaku usaha UMKM dapat mengakses kredit tersebut melalui ekosistem digital yang disebut dengan Digital Kredit UMKM (DigiKU). Melalui layanan digital tersebut, pelaku UMKM dapat mengakses kredit hanya dalam waktu 15 menit.

Baca juga: Besok, Pemerintah Tarik Utang Maksimal Rp 40 Triliun



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X