Bos KCIC: 2022 Optimistis Kereta Cepat Beroperasi agar Biaya Investasi Tak Bengkak

Kompas.com - 27/07/2020, 20:12 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi Kantor PT KCIC yang ada di Cikarang, Senin (27/7/2020). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi Kantor PT KCIC yang ada di Cikarang, Senin (27/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China ( KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan, pihaknya terus mengerjakan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) agar dapat selesai tepat waktu.

Ia menargetkan tahun 2022, proyek kereta cepat ini bisa segera beroperasional, meski sempat tertunda pembangunannya.

"Kami optimis kita bisa mengerjakan secepatnya. Target kita 2022 harus sudah operasi. Kalau kelamaan sebagai investor biaya investasi kita semakin mahal," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (27/7/2020).

Sebelumnya, Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara tegas menghentikan sementara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tersebut.

Baca juga: Diminta Taati Rekomendasi Kementerian PUPR, Ini Respons KCIC

Penghentian proyek dari segala aktivitas konstruksi dimulai 2 Maret 2020, untuk waktu 14 hari kerja efektif.

Proyek KCJB diduga menyebabkan banjir di sekitar area Tol Jakarta-Cikampek yang konsesinya dipegang PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Kereta cepat Jakarta-Bandung dirancang sepanjang 142,3 kilometer, 80 kilometer di antaranya merupakan struktur layang atau elevated. Sementara terowongannya sepanjang 16,9 kilometer yang mencakup 13 terowongan, dengan dimensi terpanjang 4,1 kilometer.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meninjau proyek pembangunan terowongan bawah tanah KCJB.

Selain memeriksa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), dirinya juga memerika penerapan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di proyek tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X