Hadapi Industri 4.0, Kemenperin Tingkatkan SDM Bidang Animasi

Kompas.com - 28/07/2020, 10:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merancang Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah peta jalan yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era industri 4.0.

Animasi menjadi salah satu bagian dari Industri 4.0.

Sebab, saat ini produk animasi sudah semakin berkembang. Sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) tersebut, maka Kemenperin melalui Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar memberikan pelatihan bidang animasi kepada 73 peserta.

Baca juga: Bengkel Animasi Hadirkan Animator Kelas Dunia di Indonesia

“Pelatihan yang kami berikan itu secara terintegrasi dengan konsep 3 in 1. Artinya, mencakup pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, dan penempatan kerja,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko SA Cahyanto melalui keterangan tertulis, Selasa (28/7/2020).

Ini merupakan bagian dari implementasi program tahun ini untuk beasiswa pendidikan dan pelatihan 3 in 1 dalam upaya mendukung pengembangan industri kreatif nasional.

Sebanyak 73 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut, dibagi dalam tiga kelas, yakni diklat pembuatan latar animasi 2 dimensi angkatan ke-5 yang menjalin kerja sama dengan Timeline Studio.

Kemudian, diklat pembuatan gerak animasi 3 dimensi angkatan ke-11 on site bekerja sama dengan Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) Padang, dan diklat desainer grafis muda angkatan ke-1 dengan menggandeng PT Jitu Kreasi Utama.

Baca juga: Lika-liku Tantangan Industri Animasi di Indonesia...

Menurut Eko, kegiatan strategis ini merupakan wujud nyata dukungan Kemenperin terhadap penyiapan sumber daya manusia industri animasi yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Industri animasi termasuk dalam 4 subsektor industri kreatif yang tumbuh sangat pesat.

Jika sebelumnya industri animasi menjadi bagian dari film, video, atau fotografi, kini animasi menjadi industri tersendiri. Tidak lagi identik dengan film kartun anak, namun sudah digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti games, iklan, desain, arsitektur, simulasi bidang kedokteran, militer dan yang lainnya.

“Perkembangan positif animasi di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya produksi film animasi yang ditayangkan melalui stasiun televisi nasional dan lokal baik dalam bentuk film serial, iklan barang-barang konsumsi maupun film animasi dalam bentuk layar lebar”, ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.