PHRI Optimistis, Ekonomi Indonesia Bisa Cepat Pulih

Kompas.com - 29/07/2020, 13:12 WIB
Ketua Asoiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKetua Asoiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Hariyadi Sukamdani optimistis, ekonomi Indonesia bisa kembali pulih dari dampak Covid-19.

Sebab, kata dia, kepercayaan diri masyarakat Indonesia saat ini sangat tinggi. Bahkan berdasarkan hasil sebuah riset yang ia terima, menunjukkan kepercayaan diri masyarakat Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain di Asia.

"Warga Indonesia bisa memberikan hawa positif dan punya sikap yang lebih percaya diri. Kita bakal pulih lebih cepat lagi karena sikap orang-orang Indonesia lebih positif dan percaya diri selama pandemi ini," ujarnya dalam diskusi Planet Tourism Indonesia 2020 yang diselenggarakan oleh MarkPlus secara virtual, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Dampak Pandemi, DPR Minta Pemerintah Cepat Tangani Perekonomian

Selain itu, Hariyadi juga mengatakan bahwa masyarakat di Indonesia terlihat menggebu-gebu dalam beraktivitas di tengah pandemi. Hal ini juga  bisa memunculkan dampak positif yang bisa membawa  Indonesia pulih dari bencana wabah ini.

"Jadi pesannya itu adalah, ini hal yang sangat menarik. Karena orang-orang kita sangat positif dan memang ingin melakukan aktivitas," kata dia.

Walaupun begitu, Hariyadi juga menegaskan kepada semua masyarakat apabila tetap ingin melakukan aktivitas dan lebih produktif harus disertai dengan disiplin protokol kesehatan. Khususnya untuk kegiatan bisnis seperti usaha yang berada di sektor penginapan hotel.

Ia juga meminta para pelaku usaha yang berada di sektor hotel agar mau menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Karena menurut dia, selain untuk mencegah penyebaran Covid-19, juga diharapkan bisa menambah kepercayaan para pelanggan yang ingin berwisata.

"Contohnya kalau di sektor hotel, banyak anggota kami yang menerima tenaga medis, menerima karantina untuk PDP dan itu risikonya tinggi. Makanya untuk memberikan kepercayaan para pengunjung protokol kesehatan Covid-19 itu harus benar-benar di terapkan," jelas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X